MENGKOVER VANCOUVER TAHUN 2016
VANCOUVER HARI PERTAMA
fx. wikan indrarto
Perjalanan kami untuk mengikuti International Congress of Pediatrics (ICP) 2016 di Kanada, dimulai dari Jakarta dengan naik pesawat Airbus A320-300 Cathay Pacific CX 718, yang meninggalkan Bandara Soetta Selasa, 16 Austus 2016 pk. 8. Setelah perjalanan 4 jam, kami transit selama 2 jam di Hong Kong International Airport. Dengan maskapai yang didirikan oleh Roy C. Farrel (AS) dan Sydney H de Kantzow (Australia) di Hong Kong pada 24 September 1946, kami melanjutkan perjalanan dengan pesawat generasi terbaru Boeing 777-300 ER Cathay Pacific CX 838. Setelah menempuh perjalanan dengan kecepatan 825 km/jam dalam ketinggian 11.875 m selama 11 jam perjalanan, kami menempuh jarak 10.278 km dan mendarat di Vancaouver International Airport, Kanada.
![]() |
![]() |
| Kami transit selama 2 jam di Hong Kong International Airport, sambil menunggu Boeing 777-300 ER Cathay Pacific CX 838. | Tiba Stasiun Vancouver City Center dari Vancaouver International Airport (YFR) menggunakan Skytrain menuju Waterfront (downtown) |
Vancouver (/væn.ˈkuːvər/ atau /væŋˈkuːvər) adalah sebuah kota di Provinsi British Columbia, Kanada. Kanada merupakan negara terbesar kedua di dunia dalam luas wilayah setelah Rusia, yaitu meliputi sekitar 41% wilayah Amerika Utara. Kepadatan penduduk hanya 3.2 orang per kilometer persegi, yang luar biasa rendah dibandingkan negara lainnya. Sekitar 80 % orang-orang Kanada tinggal dalam rentang wilayah 200 km dari AS, yaitu wilayah dengan iklim sedang, dan memiliki tanah yang terbaik untuk ditanami, termasuk di Vancouver. Kota ini adalah daerah metropolitan terbesar di Kanada bagian barat dan ketiga terbesar di Kanada. Daerah metropolitan Vancouver didiami oleh 2.132.824 ‘Vancouverites’, sebutan untuk penduduk Vancouver, termasuk 583.296 jiwa di kota Vancouver sendiri. Vancouver pernah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2010, Memorial Cup 2007, dan World Police and Fire Games 2009. Stadium Swangard di Burnaby juga menjadi lokasi beberapa pertandingan Piala Dunia FIFA U-20 2007.
Dari Vancaouver International Airport (YFR) kami melanjutkan perjalanan dengan Skytrain menuju Waterfront (downtown), dengan tiket elektronik seharga $C 9, yang kami beli di mesin elektronik yang membuat kami sedikit bingung, untunglah kami mendapat bantuan penumpang lainnya. Kami melewati beberapa stasiun, yaitu Sea Island Centre, Templetion, Bridgeport, Marine Drive, Mangara 49th Avenue, Oakridge 41st Avenue, King Edward, Broadway City Hall, Olympic Village, Yaletown Roundhouse, dan turun di Stasiun Vancouver City Center. Dengan perjalanan selama 24 menit, kami melewati 11 pemberhentian dalam kereta Skytrain 980 yang modern itu, yang memiliki platform sign ‘Canada Line to Waterfront’ dan dikelola oleh British Columbia Rapid Transit Company, dan melanjutkan perjalanan ke Waterfront.
![]() |
![]() |
| Sambutan International Pediatrics Association (IPA) 2016 di Vancaouver International Airport (YFR) | Bertemu ‘wong Jogja’ yang kuliah di Vancouver dan menjadi akrab |
Seperti kita ketahui, terdapat 10 provinsi di seluruh Kanada dengan ibukotanya, yaitu Nova Scotia (Halifax), New Brunswick (Fredericton), Quebec (Quebec City), Ontario (Toronto), Manitoba (Winnipeg), British Columbia (Victoria), Prince Edward Island (Charlottetown), Saskatchewan (Regina), Alberta (Edmonton), dan Newfoundland and Labrador (St. John’s). Selain itu, terdapat 3 teritori atau wilayah dan ibukotanya, yaitu Northwest Territories (Yellowknife), Yukon Territories (Whitehorse) dan Nunavut (Iqaluit). Sampai tahun lalu, Calgary, Ottawa, Montreal, Vancouver yang akan kami jelajahi, dan Toronto dianggap sebagai kota terbersih di Kanada. Catatan arkeologi menunjukkan kehadiran orang-orang asli di daerah Vancouver dari 8.000 hingga 10.000 tahun yang lalu. Kota ini terletak di wilayah tradisional Squamish, Musqueam, dan Tseil-Waututh (Burrard) bangsa Coast. Masa berkenalan dengan bangsa Eropa dimulai ketika José María Narváez dari Spanyol mengeksplorasi pantai yang kini disebut Point Grey dan bagian dari Burrard Inlet tahun 1791. Meskipun demikian, ada data lain yang mengungkapkan Francis Drake telah mengunjungi wilayah ini tahun 1579. Kota ini mengambil nama dari George Vancouver, pemimpin tim eksplorasi dari angkatan laut Kerajaan Inggris di pelabuhan Burrard Inlet pada tahun 1792.
Dari Stasiun Vancouver City Center, kami menuju berjalan kaki sejauh 1,1 km selama 14 menit, menuju ke Barclay Hotel yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada. Dengan berjalan kaki ke arah tenggara di Robson St menuju ke Jervis St sejauh 850 m, kemudian berbelok kiri ke Howe St/BC-99 S sejauh 180 m, dan akhirnya berbelok kanan ke W Georgia St/BC-99 S/BC-99A S untuk mencapai hotel. Setelah menyelesaikan adminisrasi dan menata barang, kami bersiap-siap menikmati sore pertama di Vancouver, yaitu melihat matahari tenggelam (sunset) di English Bay sejauh 2 km, dengan berjalan kaki selama 24 menit. Dengan berjalan kaki ke arah barat laut dari Robson St menuju ke Broughton St sejauh 950 m, terus ke Lagoon Dr sejauh 270 m, kami berbelok kiri ke Barclay St sepanjang 7 m, dilanjutkan berbelok kanan 400 m dan lurus terus sampai di English Bay. Kami menikmati pemandangan alam saat ‘sun set’ pada pk. 21 waktu lokal. Pemandangan yang indah dengan lokasi pantai yang bersih, sehingga banyak warga kota yang berjalan, berlari ataupun bersepeda menikmati keindahan malam itu. Kami pulang ke hotel setelah kenyang makan malam menu Korea di Robson Blue Bella Korean Cuisine Bistro, dekat hotel.
![]() |
![]() |
| Kami melihat matahari tenggelam (sunset) di English Bay | Kami menikmati pemandangan alam saat ‘sun set’ pada pk. 21 waktu lokal. |
Malam itu kami tidur nyenyak, untuk persiapan mengikuti upacara bendera pada 17 Agustus 2016, undangan dari Konsulat Jendral RI Vancouver, di Wisma Indonesia 1395 West 50th Avenue, Vancouver.
(bersambung)
VANCOUVER HARI KEDUA
fx. wikan indrarto
Penggunaan daun mapel sebagai simbol Kanada dilakukan sejak abad ke-18, dan sampai sekarang digambarkan pada bendera nasional Kanada, dengan warna merah dan putih. Kanada dikenal karena hutan luas, dan jajaran pegunungannya (termasuk Pegunungan Rocky di Alberta dan British Columbia), dan hewan liar, seperti rusa besar, karibou, berang-berang, beruang kutub, dan beruang grizzly. Hoki adalah olahraga musim dingin yang sering digunakan sebagai simbol persatuan nasional dan kebanggaan resmi Kanada. Hari kedua kami di Vancouver pada Selasa, 17 Agustus 2016, diawali dengan perjalanan ke Konsulat Jendral RI.
![]() |
![]() |
| Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 yang dipimpin oleh Ms. Sri Wiludjeng, Konsul Jendral di Vancouver yang menjabat sejak 2014. | Kami naik bis jalur 10 yang dioperasionalkan oleh TransLink, dengan membayar kepada sopir di alat penerima uang logam di samping sopir. |
Dari Hotel Barclay yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada, pagi itu kami berjalan menyusuri Robson St sejauh 800 m untuk mencapai Granville St. Sepanjang jalan banyak sekali pohon mapel, lambang Kanada, dengan daun yang berbentuk khas seperti telapak tangan manusia dan berjatuhan saat kering. Kami naik bis jalur 10 yang dioperasionalkan oleh TransLink, dengan membayar kepada sopir di alat penerima uang logam di samping sopir. Dengan tarif $2,75 kami menuju West 50th Avenue sejauh 7,4 km dalam 49 menit, menyusuri Granville Street, lewat Nelson Street, Davie, Drake, menyeberang jembatan English Bay, lanjut melewati West Cloverleaf, West Broadway, West 11 Ave, West 16 Ave, 15 Ave, Angus Dr, Mattew, Laurier Ave, West 16 Ave, 15 Ave, Angus Dr, Mattew, Laurier Ave, West King Edward Ave, Nanton, West 32 Ave, 33, 35, 37, South connaught, 40, 41, 43, 45, 47, dan turun di West 49 Ave. Dengan sedikit berjalan kaki, kami sampai di 1395 West 50th Avenue, alamat kantor Konsulat jendral RI di Vancouver. Kami mengikuti Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 yang dipimpin oleh Ms. Sri Wiludjeng, Konsul Jendral yang menjabat sejak 2014. Setelah upacara, diadakan acara seremonial kekeluargaan dan ditutup dengan makan siang menu Indonesia. Acara itu diikuti oleh pegawai dan keluarga KJRI, juga masyarakat Indonesia yang ada di Vancouver, Alberta dan sekitarnya. Setelah itu, kami melanjutkan perjalan ke lokasi konggres.
![]() |
![]() |
| Kembali menggunakan bis line 10 yang dioperasionalkan oleh TransLink, berangkat dari West 49th Ave, Vancouver | ‘West Building Vancouver Convention Centre’, dekat dengan pelabuhan untuk bersandar kapal pesiar yang besar |
Kami menuju ‘West Building Vancouver Convention Centre’, dengan kembali menggunakan bis line 10 yang dioperasionalkan oleh TransLink, berangkat dari West 49th Ave, menyusuri jalan yang sebelumnya kami lewati dan turun di Waterfornt Station sejauh 8,1 km. Setelah proses registrasi, kami mengikuti upacara pembukaan. International Pediatric Association (IPA) dan dengan 168 organisasi anggotanya, termasuk IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyelenggarakan 28th International Pediatric Conggres pada 17-22 Agustus 2016. Tema konggres adalah “Kebersamaan, Keanekaragaman, Kekuatan,” (Community, Diversity, Vitality), yang mencerminkan keduanya, baik Vancouver sebagai kota tuan rumah dan ruang lingkup program ilmiahnya. Vancouver adalah kota yang hidup di pantai barat Kanada, dengan Samudera Pasifik di sebelah barat dan pegunungan di sebelah timur. Pada acara pembukaan yang sangat meriah di ballroom A dan B, kami terhanyut dalam alunan gerak dan lagu oleh Vancouver Children’s Choir and Eagle Song Dancers, juga adanya sambutan yang sangat inspiratif oleh Mr. Anthony Lake, Exeutive Direktur UNICEF sebagai Keynote Speaker. Setelah acara selesai, kami melanjutkan dengan jalan lagi.
Kami naik bis Line 240 bertarif $ 2,75 dari Brighton, melewati Cardero, Denmam, dan Stanley Pakr dalam jalur khusus busway yang sangat lancar, meski pada saat arus lalu lintas yang macet. Kami akan menuju ke Capilano, memasuki hutan Stanly Park yang bersih. Hutan ini adalah hutan wisata terbaik di dunia yang sangat cocok untuk jalan kaki atau naik sepeda, karena telah dibuatkan jalurnya secara khusus. Kami menyeberang Lions Gate Bridge, sebuah jembatan gantung yang melintasi English Bay dan sangat gagah, dengan patung singa duduk pada gerbang jembatan. Jembatan tersebut hanya boleh dilewati maksimal berat mobil 13 ton. The Lions Gate Bridge, yang dibuka pada tahun 1938, secara resmi dikenal sebagai Narrows Bridge adalah jembatan gantung yang melintasi selat Burrard yang menyempit. Jembatan ini menghubungkan Vancouver dengan kota North Shore Distrik Vancouver Utara. Istilah “Lions Gate” mengacu pada The Lions, sepasang puncak gunung di utara Vancouver. Sepasang patung singa yang terbuat dari beton cor, yang dirancang oleh pematung Charles Marega, ditempatkan di kedua sisi ke jembatan pada bulan Januari 1939. Panjang total jembatan termasuk jembatan utara adalah 1.823 meter, tinggi menara 111 m, dan dapat dilewati kapal dengan tiang setinggi 61 m. Jembatan ini memiliki tiga jalur berlawanan arah, dengan volume lalu lintas di jembatan adalah sekitar 70.000 kendaraan per hari. Pada tanggal 24 Maret 2005, Lions Gate Bridge ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Nasional Kanada. Sayang sekali, kami tidak mampu mencapai view poin di sisi selatan jembatan, karena jalan masuk ke situ harus melewati hutan Stanley park yang tidak terjangkau kami dengan berjalan kaki. Maka kami menikmatinya dengan naik bis dan mengambil gambarnya dari sisi Capitalino North Vancouver Distric yang kurang eksotis. Pada hal, Vancouver dikenal di dunia akan keindahan alamnya. Kota ini memiliki salah satu dari taman kota terbesar di Amerika Utara, yaitu Stanley Park. Lansekap kota ini didominasi Pegunugan Pesisir Utara dan pemandangan di hari yang cerah dapat mencapai Gunung Baker di Washington, Amerika Serikat; Pulau Vancouver di seberang Selat Georgia, dan Pantai Sunshine.
![]() |
![]() |
| Hutan Stanly Park merupakan hutan wisata terbaik di dunia yang sangat cocok untuk jalan kaki atau naik sepeda. | Lansekap kota Vancouver |
Kami memutuskan untuk kembali pulang ke Vancouver, dengan naik bis Line 246 dari North Vancouver Distric ke Chinatown. Kami melewati jalur yang sama, termasuk Marine Drive, Gilford Street, lanjut masuk kembali ke Lions Gate Bridge dan turun di Dusmuin and Hamilton. Kami melanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 150 m menuju ‘Victory Square’, sebuah lapangan pada pertemuan Hastings Street, West Pender Street, Cambie Street, dan Hamilton Street di downtown Vancouver. Di tengahnya gagah berdiri tugu peringatan bagi pahlawan pembangunan jalur kereta api, yang bertuliskan ‘In Memory of those, who gave their lives in the service of our country. Their name liveth for evermore’, yang diresmikan pada tanggal 13 Februari 1886. Ekonomi awal Vancouver didominasi oleh perusahaan besar: seperti CPR, yang memicu aktivitas ekonomi dan menyebabkan pesatnya perkembangan kota baru. Beberapa manufaktur melakukan pengembangan, termasuk pembentukan British Columbia Sugar Refinery oleh Benjamin Tingley Rogers pada tahun 1890. Sumber daya alam kemudian menjadi dasar bagi perekonomian Vancouver, yaitu penebangan hutan dan kemudian ekspor kayu melalui pelabuhan, sehingga lalu lintas komersial merupakan sektor ekonomi terbesar di Vancouver sejak tahun 1930-an.
![]() |
![]() |
| Gastown Steam Clock, sebuah monumen jam uap legendaris, yang dirancang oleh Raymond K. Saunders. | ‘Victory Square’, sebuah lapangan pada pertemuan Hastings Street, West Pender Street, Cambie Street, dan Hamilton Street di downtown Vancouver. |
Selanjutnya kami menikmati keindahan di Gastown Steam Clock, sebuah monumen jam uap yang legendaris, yang dirancang oleh Raymond K. Saunders. Setiap 15 menit sebuah baja akan jatuh dari puncak jam, dan menimbulkan bunyi mesin uap. Mekanika jam dirancang oleh Douglas L. Smith, yang menghabiskan biaya $ 42.000 pada tahun 1870. Monumen jam uap tersebut, menjadi sorotan kamera banyak wisatawan, sehingga kami harus antri mengambil gambar kenangan. Kami selanjutnya menikmati keindahan patung ‘Angel of Victory’, simbol kemenangan para pekerja rel kereta api pertama, sehingga CPR (Canadian Pacific Raylways) terhubung ke Vancouver, di daerah Burrard Landing di West Cordova Street. Patung tersebut tegak berdiri di samping gedung tua yang gagah dan masih berfungsi baik, yaitu stasiun pertama dan awal mula kota Vancouver, yang megah berwarna merah. Stasiun tersebut berlokasi di Waterfront dan menjadi pertemuan antar moda, yaitu Skytrain Expo Line, Millenium Line, Canada Line, West coast express and Sea Bus yang menyeberang ke North Vancouver Distric. TransLink adalah perusahaan pemerintah yang mengakomodasikan berbagai layanan bus, feri yang dikenal dengan nama SeaBus, dua jalur metro bernama SkyTrain, dan kereta api komuter West Coast Express.
Setelah membeli tiket untuk naik kereta bawah tanah Millenium Line, kami turun di Stasiun Burrad, untuk berjalan kaki kembali ke hotel. Kami mampir membeli Chicken Karaage 4 pcs, $ 5,5, spinach, shitake musrhroom, black wood war mushroom & water chestnut 6 pcs, $ 5 di Gyoza King Japanese Spirits, di Robson street. Malam itu kami tidur nyenyak, untuk persiapan mengikuti konggres hari pertama di hari ketiga kami di Vancouver.
(bersambung)
VANCOUVER HARI KETIGA
fx. wikan indrarto
Bendera Kanada menggunakan gambar Daun Mapel (bahasa Inggris: Maple Leaf), warna merah dengan sebuah warna putih di tengahnya. Pada tahun 1965 sebuah bendera nasional Kanada, rancangan dari George F. G. Stanley yang didasarkan pada bendera Royal Military College of Canada, secara resmi digunakan untuk menggantikan Bendera Inggris Raya. Bendera sebelumnya yang dikenal dengan nama “Canadian Red Ensign” sudah pergunakan sejak tahun 1890an. Dari Hotel Barclay yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada, pagi itu kami berjalan kaki menyusuri Jervis Street yang menurun tajam, menyeberang Alberni St dan South Georgia St. Melville, Hasting dan Cordoba untuk mencapai ‘West Building Vancouver Convention Centre’. Bendera Kanada dengan gambar Daun Mapel berkibar gagah di arena konggres yang beralamat di 1055 Canada Place Vancouver, BC V6C 0C3 Canada, untuk mengikuti The 28th International Congress of Pediatrics (IPA 2016).
![]() |
![]() |
| ‘West Building Vancouver Convention Centre’. Canada, untuk mengikuti The 28th International Congress of Pediatrics (IPA 2016). | Di dalam Bis Line 17 kami menyusuri Georgia St dan Grenville, lalu kami turun di East Pender St, Vancouver |
Kamis, 18 Agustus 2018, kami mengikuti sesi MTE 1 (Meet The Expert) dengan tema : Electronic Medical Record (ERM): How to Provide Better Patient Care and Make the Office More Efficient, yang dapat diakses dari http://eventmobi.com/ipa2016. Acara pada Room 211, menampilkan pembicara Neil Cooper, Pediatrician Alberta Children’s Hospital / Sunnyhill Pediatric Clinic, Dr. Neil Cooper seorang Pediatrician and Sports Medicine physician dri Calgary, Alberta, Canada. Lulusan University of Calgary Medical School pada tahun 1990 dan selesai residensi pediatrik di Rumah Sakit Anak Alberta pada tahun 1994 dan Sports Medicine Diploma pada tahun 2007. Sejak tahun 1994 berpraktek aktif pediatrik dan olahraga. Keterlibatannya pada komputer mendahului karir medis, ketika sebagai paramedis pada tahun 1984, mengembangkan database elektronik untuk Korps Pemadam Kebakaran Ft. McMurray dengan komputer IBM 8088. Dia telah menggunakan beberapa bentuk catatan medis elektronik sejak tahun 1996. Acara tersebut dipimpin oleh moderator Dr. Kevin Chan, Pediatrics Chair Memorial University and Clinical Chief of Children’s Health pada Eastern Health in St. John’s, Newfoundland, Canada. Dijelaskan bahwa ERM memiliki banyak sekali keuntungan, misalnya dokumen lebih cepat disajikan kepada dokter, portable, comfortable, and secure. Sebaliknya, rekam medis pada kertas lebih mudah hilang, meskipun kadang tidak disadari, hanya dapat diakses oleh seorang dokter dalam waktu yang sama, seringkali terjadi salah tulis, mahal, memakan tempat, dan bahkan seringkali sulit dicari. Keuntungan EMR lainnya mudah dicari, tidak hilang, mudah disimpan, aman, mudah digandakan, dan tidak boros tempat. Pengembangan ERM bahkan sampai dapat merupakan data terpadu tentang demografi, peresepan obat, informasi alergi obat, imunisasi, hasil laboratorium, diagnsis dan hasil konsultasi antar dokter. Bahkan ke depan akan menjadi bagian dari ‘Screening and Prevention programm’ yang disertai risperdal reminder, dengan modul komunikasi terpadu antar dokter, bahkan juga ada modul komunikasi dengan pasien, misalnya untuk perjanjian kontrol, dan konsultasi. Pada sesi tersebut, berlangsung juga MTE2 dengan tema : Immunology for the Pediatrician, oleh Elie Haddad, Head Immunology and Rheumatology Division, CHU Sainte-Justine, University of Montreal, Canada dengan moderator François Boucher, Pediatrician Centre Mère Enfant-Soleil du Centre Hospitalier. MTE3 dengan tema : Care of the Child and Adolescent With Medical Complexity oleh Dr. Eyal Cohen, Associate Professor Pediatrics and Health, Policy, Management and Education, Hospital for Sick Children, University of Toronto, Canada dengan moderator Dr. Jay Ellis Berkelhamer, American Academy Of Pediatrics Past President, dan MTE4 dengan tema: What is New in Nutrition? oleh Dr. Fügen Çullu Çokuğraş, President Balkan Pediatric Association.
Kami selanjutnya mengikuti acara Plenary 1 dengan tema: ‘Child Health – Now and in the Future’, di Ballroom A-B. Moderator acara adalah Dr. Andreas Konstantopoulos, President International Pediatric Association (IPA), dengan pembicara Richard Horton, Editor-in-Chief The Lancet dengan tema: ‘Global Trends And Progress in Child Mortality’. Kita diingatkan bahwa masih banyak negara yang bermasalah dalam usha menurunkan angka kematian anak, yaitu India, Nigeria, Pakistan, Kongo, Etiopia dan Cina, yang secara total menyumbang kematian 3,5 juta (51%) dari semua anak di dunia. Masalah nutrisi, kebijakan politik di negara berkembang, pencapaikan SDGs, akuntabilitas negara, dan hak azasi manusia harus diperhatikan oleh semua pihak. Hal ini disebabkan karena adanya pengaruh kebijakan politik negara, pada derajad kesehatan anak, ‘economic out put’, ‘social production’, ‘cohetion’, inovasi, dan keamanan. Semua pemerintahan wajib memberikan penekanan dalam aspek kemanusiaan atau Humanitarian, migrasi, proteksi sosial, teknologi transformatif, dan kesamaan gender. Hal ini karena pada anak, derajad kesehatan dan kemanusiaannya, terkait dengan tingkat pendidikannya. Tantangan kita semua adalah dalam aspek prosperity, humanity dan implementasi. Pembicara selanjutnya adalah Prof. Zulfiqar Bhutta, dari Global Child Health & Policy Sick Kids Centre for Global Child Health Research Institute, The Hospital for Sick Children Departments of Paediatrics, Nutritional Sciences and Public Health University of Toronto, dengan tema : ‘Emerging challenges in child health globally: how can pediatricians contribute to change?’ Kita disadarkan bahwa masih ada sekitar 10 juta anak meninggal secara global dalam 2 tahun terakhir di India dan Afrika. Kebijakan tentang MDGs telah menyatukan langkah para pemerintah dan tenaga kesehatan profesional. Namun demikian, MDGs 4, yaitu Menurunkan angka kematian anak, yang memiliki target pada tahun 2015 adalah mengurangi dua per tiga tingkat kematian nak balita, belum berhasil ditekan dari 12,7 jadi 5,2, karena ternyata hanya turun menjadi 5,9. Kita perlu menyelesaikan semua faktor risiko mortalitas yang masih tinggi, terutama pada neonatal yang meliputi malnutrisi dan IUGR. Mortalitas dan kurang gizi atau stunting, perlu intervensi bersama, agar tidak terjadi ‘statistical victory or a moral defeat’ (kekalahan moral). Selain itu, Tentang MDGs8, yaitu mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan, yang selanjutnya diteruskan menjadi SDGs 17, kita semua para dokter spesialis anak seharusnya menyatu, berperan, mengenal, berbuat benar dan benar berbuat, dalam kebersamaan dengan petugas kesehatan lainnya. Kita diingatkan agar dokter, bidan dan perawat bersatu, karena ‘we can together, we can.’
Kemudian kami mengikuti sesi ‘Concurrent’ 1 dengan tema ‘Neonatal Jaundice’ di Room 118-120. Acara dengan moderator: Dr. William Keenan, menampilkan Prof. Vinod Bhutani dengan judul : ‘New measurements and prediction of neonatal hyperbilirubinemia’ yang menjelaskan adanya ‘Novel measures in product risk of bilirubin neurotoxicity’, khususnya kasus ‘deficiency G6PD’. Outcome yang ditekankan menyangkut kejadian ‘still birth’, tingginya mortality, adanya ‘neurological impairment’, ‘deafness’, dan gangguan bicara. Penyebab tersering adalah karena perbedaan golongan darah Rh dan ABO. ‘Area of inquiry’ bagi kita semua adalah ‘risk confounded by immaturity’, ‘hemolysis’, sepsis and genetik. Pembicara berikutnya adalah Dr. Praveen Kumar dengan judul: ‘Prevention of Kernicterus: A Global Strategy’. Concurrent lain yang berlangsung bersamaan, tidak dapat kami ikuti, yaitu ‘Management of Sexual Abuse Victims’, ‘Pain Management in Children and Adolescents’, ‘How Large Scale Databases Can Help Improve Your Practice’, ‘Early life experiences: ECD and Developmental Origin of Adult Diseases’, ‘Global Opportunity for Technology Enabled Knowledge Translation in Child Health’, ‘Pediatric Care – Evidence Based or Eminence Based’. Setelah makan siang, kami melanjutkan acara dengan belajar perbandingan kepada BC Children Hospital.
![]() |
![]() |
| ‘Vancouver Lookout Tower’, di puncak Harbour Centre, yang diinspirasi dari ekor pesawat ruang angkasa dalam film Star Trek yang legendaris. | Para peserta dari Jakarta, Indonesia, yaitu Dr. Sudung Pardede, Dr. Edi dan Dr. Hartono Gunardi |
Kami keluar dari arena konggres dan berjalan kaki menyusuri Waterfornt road di sepanjang tepi pelabuhan Vancouver yang bersih dan rapi. Sejenak menikmati keindahan ‘Vancouver Lookout Tower’, di puncak Harbour Centre, yang diinspirasi dari ekor pesawat ruang angkasa dalam film Star Trek yang legendaris. Harbour Centre adalah sebuah gedung pencakar langit terkenal di pusat bisnis Downtown Vancouver. The “Lookout Tower” adalah menara yang dibangun di atas gedung, sehingga menjadi salah satu struktur bangunan tertinggi di Vancouver. Dengan arena untuk melihat pemandangan kota dalam 360 derajat, juga berfungsi sebagai objek wisata dengan ‘Top of Vancouver Revolving Restaurant’. Harbour Centre ini dibuka pada tahun 1977. Kami melanjutkan berjalan kaki ke Stasiun SkyTrain, untuk naik Canada Line dari stasiun Waterfront, Vancouver City Center, Yaletown-Roundhouse, menyeberang ke Granville Island, Olympic Village, Broadway City Hall, King Edward, dan turun di Oakridge 41st Avenue untuk menuju BC Children Hospital. Ternyata kami salah, karena googlemaps tidak berfungsi saat offline, dan kami harus kembali ke Stasiun King Edward. Kami harus berjalan kaki sangat jauh dalam terik matahari sore, untuk masuk ke Heather St Entrance Gate. BC Children Hospital ternyata memiliki 4 buah pintu masuk entrance, yaitu Willis, Oak dan East 28th Ave.
![]() |
![]() |
| British Columbia Children’s Hospital terletak di 4480 Oak Street Vancouver, | Sunny Hill Health Centre for Children, di British Columbia Children’s Hospital |
British Columbia Children’s Hospital terletak di 4480 Oak Street Vancouver, British Columbia, Canada, adalah fasilitas kesehatan milik ‘Provincial Health Services Authority’. RS ini khusus melayani perawatan kesehatan bagi pasien dari bayi baru lahir sampai usia 16. Ini juga merupakan fasilitas pendidikan dan penelitian untuk kesehatan anak. Rumah sakit ini juga memiliki Sunny Hill Health Centre for Children, yang menyediakan layanan khusus untuk anak dan remaja dengan cacat perkembangan sejak lahir. Pada tahun 2014, konstruksi proyek $ 676.000.000 dalam tiga tahap untuk membangun fasilitas delapan lantai dalam ukuran sekitar 59.400 meter persegi (640.000 kaki persegi). Fasilitas ini akan dirancang untuk LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) sehingga bangunan akan menjadi terang bernderang dengan fasilitas modern kamar pasien memiliki akses ke cahaya alami dan kebun. Bangunan baru mencakup unit bedah rawat inap, gawat darurat, pencitraan medis dan ruang tindakan, departemen hematologi onkologi dan unit perawatan intensif anak dan neonatal. Fasilitas ini akan melengkapi yang sudah ada, yaitu berbagai ruang rawat inap, rawat jalan dan perawatan rujukan tersier untuk anak sejak lahir sampai remaja, termasuk klinik, layanan darurat, perawatan kesehatan anak, bedah, perawatan intensif, transplantasi organ, genetika, dan pusat HIV. Setelah lelah keliling RS, kami makan sore menu ‘chicken Caesar Flatbread’ seharga $7,25 di Second Cup Cafe, di sekat UGD BC Children Hospital, kami melanjutkan perjalanan.
Dari halte bis di dekat Oak St Entrance Gate BC Children Hospital, kami naik bus Line 17 milik TransLink ke Downtown, bis listrik tanpa polusi ini lewat pos pemberhentian di West 23 Ave, West King Edward, West 22 Ave, 17 Ave, 12 Ave, 10 Ave, kemudian berbelok ke kanan masuk Broadway St, untuk melewati pos pemberhentian di Laural St, Heather St, dan West Ash. Kemudian berbelok ke kiri memasuki Cambie St, dan sopir beristirahat selama 3 menit di pos pemberhentian 1, sebelum menyeberangi jembatan ‘Granville Island’ yang gagah dan masuk ke wilayah Downtown Vancouver. TransLink adalah badan hukum bertanggung jawab untuk jaringan transportasi regional Metro Vancouver, Kanada, termasuk transportasi umum dan jalan utama dan jembatan. TransLink dibentuk pada tahun 1998 milik Pemerintah propinsi British Columbia untuk menggantikan SM Transit di Kabupaten Daerah Greater Vancouver dan menganggap banyak tanggung jawab transportasi yang sebelumnya dipegang oleh pemerintah provinsi . TransLink bertanggung jawab untuk berbagai moda transportasi di wilayah Metro Vancouver. Bus listrik tanpa polusi udara milik TransLink, beroperasi pada rute utama di kota Vancouver, yang menerima listrik dari jaringan kabel di atas jalan raya (overhead). Pada musim gugur 2006, TransLink menggunakan generasi baru bus listrik, yang menggantikan model lama buatan 1980-an. Bus listrik baru memiliki lantai yang rendah dan dapat diakses sepenuhnya oleh penumpang berkursi roda. TransLink juga mengoperasikan layanan bus larut malam, disebut nightbus, pada 13 rute yang membentang dari pusat kota seluruh kota dan beberapa pinggiran kota. Di dalam bis terdapat ruang untuk dua kursi roda pada setiap bus, dan area kursi roda juga digunakan untuk pejalan kaki dan kereta bayi. Penumpang di kursi roda memiliki prioritas untuk posisi ini, dan pengguna-prioritas yang lebih rendah (seperti orang-orang dengan kereta bayi) diwajibkan untuk mengosongkan ruang yang diperlukan. TransLink menggunakan sistem pengumuman suara di bus untuk membantu penumpang dengan gangguan penglihatan atau tidak terbiasa dengan daerah yang dilalui bis, dan untuk memungkinkan sopir untuk fokus pada mengemudi daripada membuat pengumuman. Pengumuman menggunakan suara yang dihasilkan komputer, untuk mengingatkan agar bus berhenti di halte berikutnya dan pesan lainnya, menggunakan teknologi GPS untuk mengidentifikasi lokasi bus dan halte berikutnya.
![]() |
![]() |
| Dr Sun Yat-Sen Classical Chinese Garden. Ini adalah taman bergaya Cina yang pertama dibangun di luar daratan China, dan terletak di Chinatown di Vancouver, British Columbia, Kanada. | Dr. Sun Yat-Sen pernah tinggal di Vancouver menyiapkan Revolusi Xinhai yang menggulingkan Dinasti Qing pada tahun 1911. Sun Yat Sen kemudian menjadi presiden pertama Republik Cina. |
Sesuai dengan tata ruang kota Vancouver, perumahan dan gedung disusun dalam blok kotak-kotak dengan jalan yang lurus, sehingga terkesan rapi dan alamat mudah diingat. Daerah metropolitan Vancouver didiami oleh 2.132.824 ‘Vancouverites’, sebutan untuk penduduk Vancouver, termasuk 583.296 jiwa di kota Vancouver sendiri. Gaya berpakaian ‘Vancouverites’ tidaklah penting. Beragam gaya busana dari yang casual sampai perlente, terlihat di semua arena dan suasana. Gaya itulah yang selalu kami temui, juga di dalam penampilan para penumpang bis. Bis Line 17 yang kami naiki, setelah memasuki Hamilton St berbelok kanan masuk ke Robson, Richard, Seymour, dan kami turun di West Pender, untuk ganti bis Line 22, menuju ke Dr Sun Yat-Sen Classical Chinese Garden. Ini adalah taman bergaya Cina yang pertama dibangun di luar daratan China, dan terletak di Chinatown di Vancouver, British Columbia, Kanada. Taman ini terletak di 578 Carrall Street dan terdiri dari taman umum dapat diakses secara gratis dan museum dengan tiket berbiaya masuk. Tujuan pembangunan taman adalah untuk “mempertahankan dan meningkatkan jembatan pemahaman antara budaya Cina dan Barat, mempromosikan kebudayaan Cina pada umumnya dan menjadi bagian integral dari masyarakat setempat.” Taman ini dibangun pada 1985-1986 dirancang oleh arsitek Joe Wai dan Donald Vaughan, sedangkan taman bagian dalam dirancang oleh Wang Zu-Xin, dan dibuka pada tanggal 24 April 1986, dalam persiapan untuk World Expo 86. Taman Cina gaya klasik ini sesui prinsip filosofis Feng shui dan Taoisme, berjuang untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan yang bertentangan. Dalam hal ini misalnya batu terjal disandingkan dengan dedaunan halus. Air juga merupakan elemen penting dari kebun, dan kolam besar menawarkan keheningan, suara, refleksi dari langit, dan membantu untuk menyatukan unsur-unsur lain. Ikan, kura-kura, dan kelelawar, juga patung naga, dan burung phoenix terlihat di seluruh taman. Taman ini dinamai untuk menghormati Dr Sun Yat-Sen, pemimpin nasionalis “bapak Cina modern.” Saat bepergian ke seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran dan mengumpulkan dana untuk gerakan nasionalis Cina, Dr. Sun Yat-Sen pernah tinggal di Vancouver. Pada saat itu, ada bantuan dari nasionalis Cina di British Columbia, yang membantu membiayai Revolusi Xinhai yang menggulingkan Dinasti Qing pada tahun 1911. Sun Yat Sen kemudian menjadi presiden pertama Republik Cina.
![]() |
![]() |
| West Building Vancouver Convention Centre’, dekat dengan pelabuhan untuk bersandar kapal pesiar | Dengan naik Bis Line 17 kami menyusuri Georgia St dan Grenville, lalu kami turun di East Pender St di sore yang cerah |
Bis Line 17 kami menyusuri Georgia St dan Grenville, lalu kami turun di East Pender St, sesuai petunjuk dari sopir bis yang selalu ramah dan siap membantu penumpang yang bingung. Untuk di Vancouver, janganlah ragu untuk bertanya kepada sopir bis, sebalum kita naik. Kami pindah bis Line 22 tujuan ke Knight, dengan menyusuri Weat Pender St, kami mewati Richards St, Hamilton, Abbot, Carral masuk Chinatown. Kami sempatkan makan malam di New Town Chinese Restaurant di 148 East Panser Street, Vancouver. Makan malam pk. 18 masih sangat terang, karena cahaya matahari baru akan hilang pk. 21. Setelah puas berjalan-jalan di taman Dr Sun Yat-Sen Classical Chinese Garden, kami kembali naik bis Line 22 menyusur West Pender St, lewat Abbott, dan Victoria Square, untuk turun di Seymour St. Kami berganti bis Line 5 sesuai anjuran sopir, untuk melanjutkan jalan pulang ke Robson St, melewati Granville, Howe, dan Homby, kemudian berbelok kiri menyusur Burrard St, menyeberang Dunsmuir, Burrard Station, West Georgia, Albarni, dan di Robson St belok ke kiri. Kami turun dan berjalan kaki ke Barclay Hotel yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada, untuk tidur nyenyak. Perjalanan kami seharian itu, ditanggung oleh ‘Compass Cards’, yang adalah sebuah kartu tarif isi ulang yang dapat digunakan di manapun di Metro Vancouver. Kartu digital ini nyaman, mudah digunakan, dan aman. Terdapat 3 jenis, yaitu Monthly Passes, Day Passes and Stored Value. Seharian itu, kami menggunakan Day Passes seharga $9.
(bersambung)
VANCOUVER HARI KEEMPAT
fx.wikan indrarto
Hari Jumat pagi, 19 Agustus 2016 yang cerah, kembali kami berjalan kaki dari Hotel Barclay yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada, menyusuri Bute Street yang menurun tidak setajam Jervis Street, menyeberang Alberni, South Georgia, Melville, Hasting, dan Cordoba untuk mencapai ‘West Building Vancouver Convention Centre’. Kami akan mengikuti The 28th International Congress of Pediatrics (IPA 2016) dan penjelajahan hari keempat.
![]() |
![]() |
|
Daun mapel sebagai simbol Kanada dilakukan sejak abad ke-18, dan sampai sekarang digambarkan pada bendera nasional Kanada, dengan warna merah dan putih. |
‘Victory Square’, sebuah lapangan pada pertemuan Hastings Street, West Pender Street, Cambie Street, dan Hamilton Street di downtown Vancouver. |
Pagi itu kami mengikuti sesi diskusi ‘Managing Influenza in the Paediatric Population – New Interventions for the Prevention of Seasonal Influenza’ di ruang 202-204. Pada sesi tersebut kami diajak melihat tantangan pencegahan influenza pada anak dan mendiskusikan vaksinasi. Berdasarkan data di negara maju, terlihat pentingnya vaksin influenza. Pada saat yang bersamaan diadakan ‘Meet The Expert’ tentang ‘Medical Education: Teaching in the 21st Century’, dengan moderator Dr. Denis Daneman, menampilkan Dr. Jonathan Kronick, dengan topik Pediatrician Training in Canada: Today and Tomorrow dan Dr. Robert Armstrong dengan tema Population Health and Human Development: A Foundation for Health Professional Education. Topik Meet the Expert lain adalah ‘Eating Disorders in Older Children and Adolescents: Evaluation and Management’ dengan moderator Dr. Pierre André Michaud, menampilkan Dr. Danielle Taddeo dan Dr. Pei Yoong Lam. Meet the Expert 8 dengan tema ‘Not Without a Plan: Writing Evidence-Based Self-Management Plans for Children With Asthma’ dengan moderator Dr. Rohit Agrawal, yang menampilkan Dr. Francine M. Ducharme. Meet the Expert 9 dengan judul ‘Child maltreatment: Evaluation of whether a child has been physically abused’ dengan moderator Dr. Sue Bennett, menampilkan pembicara Dr. Robert Block dan acara Meet the Expert 10 dengan tema ‘A Taste of Panama – IPA 2019’, dengan moderator Dr. Jackie Millette, menampilkan pembicara Dr. Mariana Lopez, Dr. Iván Wilson, dan Dr. Luis Vargas.
Kami selanjutnya mengikuti plenary session di Ballroom A dan B dengan tema ‘The Promise of Global Adolescent Health’, dengan pembicara Professor Susan M Sawyer, Chair of Adolescent Health pada the University of Melbourne, Australia Motto terpenting untuk pasien remaja adalah ‘Tell Me, I Forget, Show Me, I Remember, Involme Me, I Understand’. Pembicara lain adalah Dr. George Patton, Professorial Fellow in Adolescent Health Research at the University of Melbourne Australia. Pembicara ketiga adalah Professor Vikram Patel seorang Clinical Science at the London School of Hygiene & Tropical Medicine (UK). Ketiganya menjelaskan tentang entingnya pengelolaan kesehatan remaja, dan adanya beberapa determinan sosial dan inti pokok dalam penyaminan kesehatan remaja secara universal. Pada sesi Concurrent hari Jumat 19 Agustus 2016, pk. 11-12.30, kami mengikuti Concurrent 15 bertema : ’Challenges in Global Child Health’, dengan moderator Dr. Jie Ding, menampilkan pembicara Dr. Devendra Gupta (Challenges of Global Child Health Surgical Needs), Dr. Keith Martin (Overcoming a Critical Missing Link: building health human resources in low income settings), dan Dr. Nick Brown (MDGs and SDGs: have disadvantaged children in HICs slipped through the net?). Pada Concurrent 16 bertema : Canadian Perspectives on Cerebral Palsy’ dengan moderator Dr. Michael Shevell, menampilkan pembicara Dr. Darcy Fehlings (Interactive Computer Play in Cerebral Palsy – Let’s PLAY), Dr. Steven Miller (Is cerebral palsy a static brain lesion? New insights from brain imaging) dan Dr. Annette Majnemer (Promoting vitality through participation in leisure for children with cerebral palsy). Concurrent 17 bertema ‘Immunization – Vaccine Hesitancy’, dengan moderator Dr. Isabelle Chevalier, menampilkan Dr. Noni MacDonald (Vaccine Myths and How to Deal With Vaccine Deniers- in Public), dan Dr. Robb Butler (Tackling vaccine hesitancy in the European Region). Pada Concurrent 18 dengan tema ‘Informatics to improve Child Health’ dengan moderator Dr. Kevin Forsyth, menampilkan Dr. Michael Graven (Integrated Patient-Centred Health Information System ), dan Dr. Prakesh Shah (Quality improvement through national neonatal collaborations). Pada Concurrent 19 dengan tema ‘Best Care For The Newborn’, dipimpin oleh moderator Dr. Peter Cooper, menampilkan Dr. Nalini Singhal (When should the umbilical cord be clamped (or stripped)?, dan Dr. Gary Weiner (Aims for achieving safe oxygenation for the premature baby at birth). Setelah selesai makan siang, kami melanjutkan penjelajahan.
![]() |
![]() |
| West Building Vancouver Convention Centre’, dekat dengan pelabuhan untuk bersandar kapal pesiar | Perumahan sederhana masyarakat suburb Vancouver yang tertata rapi |
Dari lokasi konggres di ‘West Building Vancouver Convention Centre’, kami berjalan kaki menuju Waterfront Stasion, sebuah tempat persinggungan antar moda transportasi, yaitu kapal pesiar, feri penyeberangan, kereta api antar kota, SkyTrain dan bis kota. Sore itu kami akan mencoba naik feri SeaBus ke North Vancouver. The SeaBus adalah layanan feri penumpang di Metro Vancouver, Kanada, dengan melintasi selat Burrard Inlet, yang menghubungkan Vancouver dan Vancouver Utara. Dimiliki oleh TransLink dan dioperasikan oleh Coast Mountain Bus Company, SeaBus merupakan bagian penting dari sistem transportasi umum yang terintegrasi di kawasan itu. Armada SeaBus saat ini terdiri dari 4 kapal. Feri beroperasi antara pk. 6 pagi sampai 1 dini hari berikutnya. Pada siang hari kerja, dua dari tiga feri dalam pelayanan, dengan dua feri berangkat secara bersamaan dari terminal yang berlawanan dan akan berpapasan pada setengah jalurya. Dengan jarak tempuh 1,75 mil laut atau 3.24 km, penyeberangan memakan waktu 10-12 menit di setiap arah dengan kecepatan jelajah 11,5 knot (21,3 km / jam), dengan 3-5 menit bersandar di dermaga. Pada saat ini, terjadi lebih dari 50 perlintasan dalam sehari. Feri beroperasi dengan empat anggota awak kapal dan seorang insinyur yang tinggal di darat untuk melakukan pemeriksaan mesin secara rutin. Pintu putar di pintu masuk ke ruang tunggu SeaBus digunakan untuk menghitung jumlah penumpang yang akan naik. Ketika jumlah maksimum tercapai, pintu putar akan terkunci dan tidak akan ada penumpang lebih yang diperbolehkan masuk di SeaBus itu.
![]() |
![]() |
| Di daratan Vancouver Utara, SeaBus berhenti di Lonsdale Quay, yang terhubung dengan halte bus untuk tujuan North Shore Vancouver. | Gerbang Lonsdale Quay SeaBus di wilayah North Shore Vancouver. |
Kapal feri SeaBus berhenti di daratan Vancouver di Waterfront Station, dekat Vancouver Convention Centre dan terminal kapal pesiar di Canada Place. Jembatan penyeberangan menghubungkan terminal SeaBus ke bangunan stasiun utama, di mana penumpang dapat berpindah moda ke kereta api cepat West Coast Express dan semua kereta api dalam kota SkyTrain (Expo Line, Millennium Line dan Canada Line). Di daratan Vancouver Utara, SeaBus berhenti di Lonsdale Quay, yang terhubung dengan halte bus untuk tujuan North Shore Vancouver. Selain melayani penumpang, Lonsdale Quay telah menjadi daerah tujuan wisata penting, dengan sebuah hotel dan pasar umum. Pada tahun 1989, terminal Vancouver Utara diberi nama ‘Charles A. Spratt SeaBus Terminal’, untuk menghormati Charles Spratt, Project Manager dari proyek SeaBus yang pensiun pada tahun 1988. Setelah kenyang makan di Suki Japanese Restaurant, dengan menu suki special dan spider roll di dekat Lonsdale Quay Market, kami menikmati pemandangan indah lansekap kota Vancouver, dari seberang lautan selat Burrard Inlet, yang sibuk oleh kapal. Di kejauhan nampak Lion Gate Bridge yang gagah dan juga padat lalu lintas, seperti yang pernah kami rasakan hari sebelumnya. Kembali kami pulang naik SeaBus ke Waterfront.
Dari Waterfront Stasion, kami berjalan kaki 4 menit untuk melihat kembali Gastown Steam Clock, sebuah monumen jam uap yang legendaris, yang dirancang oleh Raymond K. Saunders. Setelah membeli cinderamata di toko sekitar situ, kami berjalan kaki ke Cordova Seymour. Penyebutan 2 buah jalan sekaligus seperti ini, lazim di Vancouver untuk menggambarkan titik persimpangan antara Cordova Street dan Seymour Street. Di situ kami naik bus TransLink Line 4 dan turun di Cordova Mein, untuk menuju Vancouver Police Museum. Museum yang sebelumnya dinamakan Vancouver Police Centennial Museum, dirancang untuk memperingati 100 tahun Departemen Kepolisian Vancouver pada tahun 1986. Terletak di 240 Jalan E. Cordova di Vancouver Gastown, museum ini menempati sebuah bangunan yang dulunya digunakan untuk Pemeriksa Pengadilan dan otopsi jenasah sampai 1980 dan laboratorium Analis sampai 1996. Pada tahun 1935, Gedung Pengadilan digunakan sebagai rumah sakit darurat oleh polisi selama Pertempuran Ballantyne Pier. Gedung ini dirancang oleh arsitek Arthur J. Bird, dan sekarang telah ditetapkan sebagai bangunan warisan budaya (a municipally designated heritage building).
Museum ini dijalankan oleh Vancouver Police Historical Society, sebuah organisasi non-profit yang didirikan pada tahun 1983 dengan tugas untuk menumbuhkan minat dalam sejarah Departemen Kepolisian Vancouver. Katalis untuk proyek ini adalah kurator museum pertama, Joe Swan, seorang mantan sersan polisi dan sejarawan amatir. Swan menulis buku departemen resmi sejarah, yang diterbitkan oleh Vancouver Historical Society pada tahun 1986, berjudul, A Century of Service: The Vancouver Police. Di museum tersebut kami menikmati kemaknaan dokumen arsip, foto, publikasi, senjata api dan senjata sitaan lainnya, uang palsu, dan berbagai artefak lain yang sarat makna. Museum ini menawarkan program pendidikan untuk anak-anak dan wisata berjalan dari lingkungan dengan tema, “Dosa Kota.” Museum ini memiliki sebuah toko dan menerbitkan buletin triwulanan. Setelah puas menikmatinya, dari Vancouver Police Museum naik bus TransLink Line 4 di Cordova Mein dan turun di Gransville Dusmuir, untuk berganti SkyTrain Canada Line di Vancouver City Center. Setelah melewati Stasiun Yaletown Roundhouse dan Olympic Village, kami turun di Broadway-City Hall untuk menikmati kegagahan Balaikota Vancouver.
![]() |
![]() |
| George Clark Miller menjadi walikota Vancouver pertama yang berkantor di Vancouver City Hall pada 2 Januari 1937. | Tangga naik ke Vancouver City Hall adalah balai kota Vancouver, yang terletak di 453 West 12th Avenue. |
Vancouver City Hall adalah balai kota dan kantor anggota Dewan Kota Vancouver, yang terletak di 453 West 12th Avenue. Bangunan itu dirancang oleh arsitek Fred Townley dan Matheson, serta dibangun oleh Carter, Halls, dan Aldinger. Bangunan ini memiliki menara dua belas lantai dengan jam dinding di bagian atas. Antara 1897 dan 1929, Balai Kota Vancouver terletak di Main Street, sebelah selatan dari Perpustakaan Carnegie. Pada tahun 1929, City Hall pindah ke Gedung Holden yang dibangun 1911, sedangkan bangunan di Main Street dijadikan Perpustakaan Carnegie. Setelah terpilih sebagai walikota tahun 1934, Gerry McGeer menunjuk sebuah komite pembangunan dan Dewan Kota menyetujui pemilihan pada tahun 1935, untuk membuat Vancouver sebagai kota di Kanada pertama yang membangun balai kota di luar pusat kotanya. Pembangunan Balai Kota yang baru dimulai pada 3 Januari 1936 dan batu landasan pertama diletakkan oleh walikota McGeer. Patung besar Capt. George Vancouver setinggi delapan kaki, diukir oleh Charles Marega, dan ditempatkan di bagian depan gedung. Gedung menelan biaya pembangunan $ 1 juta ini, diresmikan pada tanggal 20 Agustus 1936 oleh Walikota, Sir Percy Vincent. Setelah memenangkan pemilihan umum pada tanggal 9 Desember 1936, George Clark Miller menjadi walikota Vancouver pertama yang berkantor di balai kota baru, pada 2 Januari 1937.
![]() |
![]() |
| Tangga batu alam menuju Vancouver City Hall | Gerbang kantor polisi di Vancouver yang sangat sederhana |
Yang kami lihat sangat unik, di Vancouver City Hall selain Bendera Nasional Kanada Daun Maple, juga dikibarkan bendera pelangi yang merupakan bendera kebanggaan kaum gay yang merupakan simbol lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), yang awalnya berasal di Northern California, AS, tetapi sekarang telah digunakan di seluruh dunia. Bendera yang dirancang oleh artis Gilbert Baker dari San Francisco, AS, pada tahun 1978. Sejak tahun 2008, varian warna yang paling umum terdiri dari enam garis-garis, dengan warna merah, oranye, kuning, hijau, biru, dan ungu. Bendera ini pada umumnya diterbangkan secara horizontal, dengan garis merah di atas, agar menyerupai pelangi alami. Warna bendera memiliki arti khusus untuk masing-masing warna, yaitu warna hot pink adalah seksualitas, merah adalah hidup, oranye adalah penyembuhan, kuning adalah sinar matahari, hijau adalah alam, turquoise adalah magic atau seni, indigo atau biru adalah Serenity atau harmoni, dan Violet adalah semangat atau spirit. Setelah puas mengagumi patung besar Capt. George Vancouver setinggi delapan kaki karya Charles Marega dan bendera pelangi yang dirancang oleh artis Gilbert Baker, kami melanjutkan perjalanan ke Downtown.
![]() |
![]() |
| Dengan Prof. Dr. Cissy Kartasasmita, Msc, PhD, SpA(K), peserta konggres dari UNPAD Bandung | Cathedral of Our Lady of the Holy Rosary, yang dikenal sebagai Katedral Rosario Suci di Vancouver, Kanada, adalah gereja bergaya Gothic Perancis yang dibangun pada akhir abad ke-19 |
Dari halte Broadway City Hall, kami naik bis 980 ke downtown dan turun di Granville West Georgia di seberang Vancouver City Center, dan berjalan kaki sejauh 230 m menuju Richard Dunsmuir, untuk menikmati keagungan gereja besar, Katedral Vancouver. Metropolitan Cathedral of Our Lady of the Holy Rosary, yang dikenal sebagai Katedral Rosario Suci, adalah gereja bergaya Gothic Perancis yang dibangun pada akhir abad ke-19 dan berfungsi sebagai katedral agama Katolik Roma bagi Keuskupan Agung Vancouver. Gereja ini terletak di pusat kota pada persimpangan jalan Richards dan Dunsmuir. Pembangunan katedral dimulai pada 1899, pada situs gereja sebelumnya dengan nama yang sama. Dibuka pada Hari Pesta Bunda Maria Diangkat ke Sorga atau Immaculate Conception pada tanggal 8 Desember 1900. Arsitekturnya menyerupai Katedral Chartres abad pertengahan di Perancis dan gereja ini ditingkatkan statusnya menjadi katedral pada tahun 1916. Hal ini tercantum pada Vancouver Heritage Register dan merupakan bangunan yang dilindungi secara hukum, pada struktur aslinya (1887-1899).
![]() |
![]() |
| Interior Katedral Rosario Suci di Vancouver, Kanada. | Pintu depan yang gagah dari Katedral Rosario Suci di Vancouver, Kanada. |
Sejarah mencatat, bahwa pada bulan Juni 1885 Pastor Patrick Fay utusan dari Canadian Pacific Railway (CPR) ditunjuk sebagai pastor pertama. Perayaan misa kudus pertama dilakukan pada pesta Bunda Maria Ratu Rosario (Our Lady of Rosary) pada tahun yang sama di lokasi yang tidak diketahui. Pada waktu sebelumnya, misa kudus biasa diadakan di Blair Hall dan Keefer Hall, sehingga gereja baru dan permanen diperlukan untuk mengatasi meningkatnya jumlah umat, yang awalnya hanya terdiri dari 69 keluarga. Landasan gereja baru diletakkan pada 16 Juli 1899 oleh Uskup Agung Adelard Langevin dari Saint Boniface. Pembangunan gereja dipimpin oleh arsitek Thomas Ennor Julian dan HJ Williams dalam waktu hanya 491 hari, konstruksi selesai. Pada saat itu gedung ini dipuji sebagai “bagian terbaik dari arsitektur barat di Toronto dan San Francisco’. Gereja baru Our Lady of Holy Rosary dibuka pada 8 Desember 1900 dan diberkati satu hari kemudian oleh Uskup Agung Alexander Christie dari Portland, Oregon, AS. Para pastor dari ordo OMI (Oblat Maria Imaculata) diizinkan untuk mengelola paroki sejak 1893 – akhirnya meninggalkan tahun 1927 setelah kesulitan dana dan kekurangan tenaga pastor, yang disebabkan oleh menurunnya jumlah anggota baru.
Oleh karena sebuah Gereja Katolik hanya dapat diberkati setelah bebas dari utang, katedral ini tidak digunakan untuk upacara keagamaan besar sampai 3 Oktober 1953, atau 53 tahun setelah pertama kali dibuka. Upacara besar yang pertama dipimpin oleh Uskup Agung Vancouver William M. Duke, dan berikutnya Misa kepausan dipimpin oleh Michael Harrington, Uskup Kamloops dengan didampingi oleh sekitar 35 uskup dari seluruh Kanada dan Amerika Serikat hadir dalam acara tersebut. Katedral ini dibangun dalam gaya Gothic Perancis, dengan salib dalam bentuk salib Latin. Dinding eksterior gereja dibangun dari batu pasir yang berasal dari Gabriola Island, sementara fondasinya terbuat dari batu granit dengan dua menara lonceng yang asimetris. Secara total, dimensi bangunan gereja adalah 49 m panjang, 32 m lebar dan 19 m tinggi, dengan menara setinggi 66 m. Sore itu, kami mengikuti misa harian sore pk. 17.10 dengan banyak umat yang hadir, dan mendoakan nama Mgr. J. Michael Miller, CSB Uskup Agung Vancouve sekarang, dalam Doa Syukur Agung. Kami menerima hosti suci dalam ukuran jumbo dan berwarna putih kecoklatan, berbeda dengan hosti yang biasa kami rasakan di Indonesia.
![]() |
![]() |
| Latar belakang kami adalah ‘Vancouver Lookout Tower’, di puncak Harbour Centre. | ‘Vancouver Lookout Tower’, di puncak Harbour Centre, yang diinspirasi dari ekor pesawat ruang angkasa dalam film Star Trek yang legendaris. |
Setelah seleai misa harian sore, sejenak kami menikmati keindahan eksterior gereja gaya Gothic Perancis yang dibangun dari batu pasir, yang berasal dari Gabriola Island. Di seberangnya, kami juga dapat kembali mengagumi kegagahan ‘Vancouver Lookout Tower’, di puncak Harbour Centre, yang diinspirasi dari ekor pesawat ruang angkasa dalam film Star Trek yang legendaris. Harbour Centre adalah sebuah gedung pencakar langit terkenal di pusat bisnis Downtown Vancouver. The “Lookout Tower” adalah menara yang dibangun di atas gedung, sehingga menjadi salah satu struktur bangunan tertinggi di Vancouver. Dengan arena untuk melihat pemandangan kota dalam 360 derajat, juga berfungsi sebagai objek wisata dengan ‘Top of Vancouver Revolving Restaurant’. Harbour Centre ini dibuka pada tahun 1977. Selanjutnya kami berjalan kaki ke Pender Grenville, untuk naik bis TransLink Line 5 kembali ke Hotel Barclay yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada, untuk membuat laporan dan tidur pulas.
(bersambung)
VANCOUVER HARI KELIMA
fx.wikan indrarto
Hari Sabtu pagi, 20 Agustus 2016 yang cerah, kembali kami berjalan kaki dari Hotel Barclay yang beralamat di 1348 Robson St, Vancouver, BC V6E 1C5, Kanada, menyusuri Bute Street, menyeberang Alberni, South Georgia, Melville, Hasting, dan Cordoba untuk mencapai ‘West Building Vancouver Convention Centre’. Kami akan mengikuti The 28th International Congress of Pediatrics (IPA 2016) dan penjelajahan hari kelima (terakhir).
Setelah mengikuti sesi acara konggres di siang hari yang melelahkan, kami melanjutkan petualangan. Dari lokasi konggres di ‘West Building Vancouver Convention Centre’, kami berjalan kaki menuju Waterfront Stasion, sebuah tempat persinggungan antar moda transportasi, yaitu kapal pesiar, feri penyeberangan, kereta api antar kota, SkyTrain dan bis kota. Sore itu kami naik
Expo Line dari Stasiun Waterfront ke Stasiun King George. Setelah melewati Stasiun Burrard, Granville dan Stadium-Chinatown, kami turun di Main Street Skytrain Station. Setelah berjalan kaki sekitar 2 menit sejauh 160 m, kami terkagum dengan bangunan megah Science World di areal TELUS World of Science, yaitu di 1455 Quebec Street, Vancouver, BC V6A 3Z7, Kanada
![]() |
![]() |
| Berbagai tujuan yang terlihat jelas pada penunjuk arah ke Museum Maritime Vancouver, Bard, Arsip Vancouver, dan Vancouver Academy of Music. | Bangunan megah Science World di areal TELUS World of Science, yaitu di 1455 Quebec Street, Vancouver, BC V6A 3Z7, Kanada |
Science World di Telus World of Science, Vancouver adalah pusat kajian ilmu pengetahuan yang diselenggarakan oleh organisasi nirlaba, yang terletak di ujung semenanjung False Creek. Kegiatannya meliputi permanen interaktif berbagai topik sepanjang tahun. Nama Telus World of Science mulai digunakan pada 20 Juli 2005 yang sebelumnya disebut sebagai Expo Centre selama World Expo 86. Ada juga program super Science Club di sekolah dalam kota yang ditunjuk untuk menginspirasi anak cerdas agar tertarik tentang ilmu pengetahuan seumur hidup dan giat belajar tentang teknologi. Bangunan utama merupakan kubah geodesik versi Buckminster Fuller, yang dirancang oleh arsitek Bruno Freschi, kepala proyek World Expo 1986, dengan bangunan konstruksi dimulai pada tahun 1984 dan selesai pada awal 1985. Setelah Expo ditutup kampanye intensif diluncurkan untuk menjadikan bangunan tersebut sebagai landmark Vancouver. Sumbangan dari pemerintah federal, provinsi dan kota, ektor swasta, yayasan, dan individu memberikan kontribusi $ 19 juta untuk mendesain ulang interior. Pada tahun 1988, lebih dari 310.000 pengunjung datang untuk melihat gedung baru. Setahun kemudian, The 400 kursi Omnimax teater di bagian atas kubah dibuka dengan nama Teater Omnimax Alcan. Pada bulan Januari 2005, bangunan itu secara resmi berganti nama menjadi “Telusphere” sebagai bagian dari kesepakatan di mana Telus memberi sumbangan $ 9 juta sebagai imbalan atas hak-hak penamaan bangunan menjadi Telus World of Science. Science World sempat terlihat di tahun 2002 pada film televisi Amerika First Shot. Kami sangat menikmati keceriaan banyak anak sekolah, yang bermain dan terkagum dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kami melanjutkan perjalanan dari Science World di areal TELUS World of Science, dengan berjalan kaki sekitar 3 menit sejauh 160 m menuju ke Main Street Skytrain Station. Dari situ kembali kami naik SkyTrain Expo Line menuju Waterfront selama 4 menit dengan 3 perhentian. Setelah turun di Burrard Station, kami lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1 menit menuju ke Burrard Stn Bay 1, untuk berganti naik bis kota TransLink Line 22 menuju MacDonald selama 10 menit dengan 7 perhentian, dan turun di WB Cornwall Ave FS Cypress St. Setelah berjalan kaki sekitar 7 menit sejauh 550 m, kami mencapai Museum of Vancouver, di 1100 Chestnut Street, Vancouver, BC V6J 3J9, Kanada. Museum Vancouver (MOV) adalah sebuah museum lokal yang terletak di Vanier Park, Vancouver, dan merupakan museum sipil terbesar di Kanada dan tertua di Vancouver. Museum ini didirikan pada tahun 1894. Di museum ini juga sering diadakan pameran tentang sejarah kota dari awal 1900-an dan dilengkapi dengan hal kontemporer dan inovatif, termasuk fasilitas H. R. MacMillan Space Centre. Museum ini terletak di 1100 Chestnut Street di Vanier Park, di lingkungan Kitsilano dengan taman yang luas bersebelahan dengan Museum Maritime Vancouver, Bard, Arsip Vancouver, dan Vancouver Academy of Music. Museum ini didirikan oleh ‘Art, Historical, and Scientific Association of Vancouver’, yang dibentuk pada tanggal 17 April 1894, dengan tujuan menumbuhkan “rasa keindahan dan perbaikan dalam kehidupan” dan permanen pertama diselenggarakan pada 15 April 1905. Sejak Revisioning, Museum of Vancouver telah memenangkan Canadian Museum Association Award untuk Outstanding Achievement in Management (2010), Canadian Museum Association Award untuk Pendidikan (untuk Bhangra.me, 2012), dan BC Museum Association Award untuk Museum in Motion (2012). Bangunan museum ini dibangun pada tahun 1967 oleh arsitek terkenal Gerard Hamilton. Awalnya, direncanakan hanya rumah museum, tetapi hadiah dari H.R. MacMillan memungkinkan arsitek itu untuk memasukkan planetarium ke dalam desain, yang mencerminkan bentuk topi keranjang anyaman, yang dibuat oleh orang Northwest Coast First Nations. Ada lebih dari 65.000 barang koleksi, termasuk item dari sejarah Vancouver dari tahun 1900 termasuk mumi yang dibeli di Mesir selama Perang Dunia I, taksidermi permainan lokal dan satwa liar, artefak budaya populer jaman Renaissance yaitu karya Michelangelo dan Johan Gregor van der Schardt. Setelah puas menikmati keindahan koleksi dan bangunannya, kami melanjutkan perjalanan.
![]() |
![]() |
| Jalan yang lebar dan sepi menuju ke Science World di areal TELUS World of Science, yaitu di 1455 Quebec Street, Vancouver, BC V6A 3Z7, Kanada | Bangunan utama merupakan kubah geodesik versi Buckminster Fuller, yang dirancang oleh arsitek Bruno Freschi, kepala proyek World Expo 1986 Vancouver |
Dari Museum of Vancouver di 1100 Chestnut Street, Vancouver, BC V6J 3J9, Kanada, kami berjalan kaki sekitar 12 menit sejauh 1 km mencapai halte bis kota di EB w 4 Ave FS Burrard St. Kami naik bis kota TransLink Line 77 dari Nanaimo Stn selama 15 menit dengan 8 perhentian, kemudian turun di NB Granville St NS Dunsmuir St. Setelah berjalan kaki Sekitar 3 menit sejauh 260 m, kami mencapai Holy Rosary Cathedral, di 646 Richards Street, Vancouver, BC V6B 3A3, Kanada. Sore itu kami mengikuti misa kudus Sabtu sore, yang dimulai pk. 17.10 dengan buku panduan misa menggunakan ‘New Saint Joseph Sunday Missal’ Prayerbook and Hymnal for 2016. Kami ikut menyanyi menggunakan buku lagu ‘The Adoremus Hymnal’ dari US Conference of Catholic Bishops, Ignatius Press San Fransisco. Misa kudus di ‘Metropolitan Cathedral of Our Lady of the Holy Rosary’, yang dikenal sebagai Katedral Rosario Suci, adalah gereja bergaya Gothic Perancis yang dibangun pada akhir abad ke-19 dan berfungsi sebagai katedral agama Katolik Roma bagi Keuskupan Agung Vancouver. Gereja ini terletak di pusat kota pada persimpangan jalan Richards dan Dunsmuir. Pembangunan katedral dimulai pada 1899, pada situs gereja sebelumnya dengan nama yang sama. Dibuka pada Hari Pesta Bunda Maria Diangkat ke Sorga atau Immaculate Conception pada tanggal 8 Desember 1900. Arsitekturnya menyerupai Katedral Chartres abad pertengahan di Perancis dan gereja ini ditingkatkan statusnya menjadi katedral pada tahun 1916. Hal ini tercantum pada Vancouver Heritage Register dan merupakan bangunan yang dilindungi secara hukum, pada struktur aslinya (1887-1899).
Selesai misa kudus Sabtu sore, kami menikmati pizza yang dijual kedai ‘Freshslice Pizza’ dg semboyan ‘any location, any day and any time’. Setelah kenyang, kami berjalan kaki sekitar 3 menit sejauh 270 m ke halte bis kota di EB w Pender St at Seymour St, untuk naik bis kota TransLink Line 5 menuju Robson. Perjalanan selama 8 menit dengan 5 pemberhentian, akhirnya kami turun di WB Robson St FS Thurlow St, Robson Street. Vancouver, BC, Kanada, untuk segera masuk kamar dan berkemas, karena pagi berikutnya kami akan check out. Perjalanan kami selanjutnya adalah ke kota San Fransisco, sebuah kota ke 4 terbesar di Negara Bagian California Amerika Serikat. Terima kasih Vancouver di Kanada yang telah membuat kami terkagum-kagum dengan keindahan, keteraturan, kedisiplinan dan keramahannya. Sampai ketemu dalam petualangan penuh warna selanjutnya, di San Fransisco.
Sekian
*) Pelancong Jawa berdana cekak
![]() |
![]() |
| Bis kota TransLink Line 77 dari Nanaimo Stn ke NB Granville St NS Dunsmuir St. dengan edukasi tentang antibiotika | Bangunan tambahan bergerigi lengkung yang artistik, sisa World Expo 1986 Vancouver |













































