Categories
Istanbul

2018 Hadapi Hujan

Image result for hadapi hujan

 

HADAPI  HUJAN

fx. wikan indrarto*)

 

Kementerian Kesehatan RI secara khusus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), guna mewujudkan Indonesia sehat. Apa yang harus dilakukan saat musim hujan telah datang?

 

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dicanangkan saat Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 Senin, 14 November 2016 di Jakarta, merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana, yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat, untuk meningkatkan kualitas hidup. Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin. Pada saat musim hujan menjadi kesempatan mikroorganisme lebih mudah menginfeksi manusia. Berikut lima cara yang dapat dilakukan untuk tetap sehat di musim hujan, sesuai GERMAS.

 

Image result for hadapi hujan

 

Pertama menjaga pola makan. Asupan gizi merupakan aspek penting bagi daya tahan tubuh. Bila kurang nutrisi, daya tahan tubuh menurun, sehingga kuman penyakit lebih mudah masuk dan berkembang. Agar memenuhi zat gizi cukup, maka pola makan harus sehat dengan mengonsumsi karbohidrat, lauk pauk, sayuran, buah-buahan dan minuman. Frekuensi makan per hari harus tetap diperhatikan dari sarapan, makan siang dan makan malam. Disarankan juga mengonsumsi probiotik atau bakteri baik, agar lebih mungkin terhindar dari infeksi seperti flu dan diare. Mengonsumsi probiotik membantu menjaga usus agar sistem pencernaan lebih sehat, dan makanan probiotik adalah yogurt, tahu, tempe, dan acar.

 

 

Image result for hadapi hujan

 

Kedua tetap berolah raga. Aktivitas fisik atau olah raga merupakan cara sederhana dan mudah, tetapi besar manfaatnya. Latihan fisik selama 30 menit mampu mengaktifkan sel darah putih atau leukosit, yang berfungsi menyediakan sistem pertahan yang cepat dan kuat, terhadap daerah tubuh yang mengalami peradangan. Olah raga tidak harus dilakukan di luar ruangan, tetapi pada musim hujan dapat juga dilakukan dalam ruangan.

Ketiga adalah menjaga kualitas tidur. Tidur merupakan waktu reses tubuh untuk pemulihan seluruh sistem anggota badan. Kualitas tidur itu sangat penting dalam menjaga kesehatan. Pada anak prasekolah usia 3-5 tahun membutuhkan tidur 10-13 jam, anak sekolah usia 6-13 tahun membutuhkan tidur 9-11 jam, sedangkan remaja usia 14-17 tahun butuh 8-10 jam, dan usia 18-25 tahun direkomendasikan tidur selama 7-9 jam. Kemudian usia dewasa 26-64 tahun membutuhkan tidur 7-9 jam dan para lanjut usia direkomendasikan tidur selama 7-8 jam.

Keempat adalah mengelola stres. Saat musim hujan, seseorang lebih mudah menjadi stres. Misalnya karena terlambat bekerja, lalu lintas macet, pakaian belum kering dan berbagai penyebab lain karena hujan turun. Ketika seseorang stres, maka akan berdampak secara fisiologis, seperti menjadi gelisah, detak jantung meningkat dan mudah letih. Oleh karena itu penting sekali mengelola stres dengan menenangkan diri, misalnya melakukan relaksasi di manapun dan kapanpun. Caranya dengan membiarkan tubuh menerima rangsangan apapun, baik berupa suara, bau, atau sentuhan yang dapat menenangkan diri.

 

Image result for hadapi hujan

 

Pada keluarga yang memiliki bayi dan anak balita, beberapa hal tambahan berikut ini dapat dilakukan, agar bayi dan anak tidak mudah jatuh sakit saat hujan. Pertama menjamin air minum yang sehat. Menjaga tubuh anak agar tetap terhidrasi tentu penting untuk dilakukan, terutama saat musim hujan dan udara dingin kerap membuat rasa haus menjadi berkurang, sehingga kebutuhan cairan tubuh anakpun jadi tidak terpenuhi. Pastikan air minum yang dikonsumsi aman untuk tubuh anak dengan merebus pada suhu 100 derajat Celcius, karena cara ini dapat membunuh bakteri patogen penyebab berbagai penyakit. Selain dengan merebus, water purifier juga bisa menjadi pilihan untuk menjaga air minum anak bebas dari bakteri.

 

Image result for hadapi hujan

 

Kedua memakaikan pakaian hangat. Tidak hanya memberikan makanan seperti sup atau minuman hangat, memakaikan anak pakaian yang tepat juga dapat menjaga tubuhnya dari udara dingin di musim hujan. Jenis pakaian dengan bahan wol atau bulu domba dipilih untuk dipakaikan pada anak. Pada saat anak tidur, jangan lupa juga untuk memakaikannya selimut agar tubuhnya tetap hangat. Ketiga, awasi anak saat bermain di luar rumah. Saat musim hujan, anak tetap dianjurkan bermain di luar rumah, tetapi dalam pengawasan yang lebih, agar tidak bermain di area berlumpur dan memiliki genangan air. Selain itu, pastikan juga anak mengenakan sepatu tertutup saat beraktivitas di luar rumah, untuk mencegah paparan kotoran yang mengandung berbagai jenis kuman.

 

Image result for dbd

 

Keempat adalah mencegah gigitan nyamuk. Banyaknya genangan air saat musim hujan, membuat perkembangan nyamuk semakin meningkat. Jika dibiarkan, anak berisiko terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), chikungunya dan zika yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Anak dapat diolesi lotion anti nyamuk yang aman untuk anak dan menggunakan kelambu atau jaring anti nyamuk yang melindungi saat anak tidur. Kelima adalah memberikan asupan nutrisi yang tepat, sesuai usia anak.

Momentum Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) seharusnya menginspirasi kita semua, agar semakin sehat dalam menghadapi kondisi apapun, termasuk pada saat hujan telah datang.

Apakah kita sudah lebih sehat?

Jokowi Sekian

Yogyakarta, 10 November 2018

*) Ketua IDI Cabang Kota Yogyakarta, dokter spesialis anak, Alumnus S3 UGM, Lektor FK UKDW, WA: 081227280161, e-mail : fxwikan_indrarto@yahoo.com

Categories
Istanbul

2018 Dokter Pahlawan

Hasil gambar untuk dokter wahidin sudirohusodo

DOKTER PAHLAWAN

Fx. Wikan indrarto*)

Setiap tanggal 10 November kita semua mengheningkan cipta, untuk mengenang dan mendoakan arwah para pahlawan Indonesia, termasuk para dokter. Dr. Wahidin dan Dr. Sutomo termasuk deretan para dokter pahlawan yang merintis paham kemerdakaan. Sedangkan Dr. Moewardi adalah bagian dari dokter pahlawan yang menyiapkan proklamasi dan mengisi tahap awal kemerdekaan Indonesia. Bagaimana dokter pahlawan jaman sekarang?

Dr. Muwardi

Dokter jaman now yang berjiwa pahlawan seharusnya tidak hanya melakukan tugas pengobatan (agent of treatment) saja, tetapi juga menjadi pelopor perubahan (agent of change) dan pelaku pembangunan (agent of development). Dokter sebagai tenaga profesional pengobatan seharusnya terlibat membantu, bukan sebaliknya, untuk terciptanya UHC (Universal Health Coverage). UHC adalah sebuah kondisi di mana setiap orang dapat menerima layanan kesehatan yang mereka butuhkan, tanpa mengalami kesulitan dalam bidang keuangan. UHC akan dicapai melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sesuai UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Dalam UU nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran, khususnya Pasal 1 Angka 12, menyebutkan bahwa Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adalah satu-satunya organisasi profesi dokter yang sah. Oleh sebab itu, para dokter anggota IDI memiliki kewajiban untuk menghadirkan praktek kedokteran yang baik. Pada Pasal 3 disebutkan bahwa praktek kedokteran yang baik haruslah bermutu, legal, dan etis. Tujuannya adalah agar terjadi jaminan perlindungan terhadap pasien, sesuai dengan perkembangan sistem layanan kesehatan nasional di Indonesia.

Hasil gambar untuk dokter wahidin sudirohusodo

Dokter pahlawan sebagai pelopor perubahan, sebaiknya mengacu kepada asal kata dalam Bahasa Latin ‘Duco, Ducere, Duxi, Ductus’ yang merupakan asal kata dokter. ‘Ducere’ berarti memimpin atau mempertimbangkan, maka dokter jaman now memiliki kewajiban melakukan berbagai perubahan dan memimpin warga bangsa Indonesia. Selain itu, dokter juga wajib mengajak mempertimbangkan hal yang terbaik tentang keberagaman, kemajemukan dan kebhinekaan kita. Tentunya demi terwujudnya Indonesia seperti yang dirumuskan dan dicita-citakan oleh segenap pendiri bangsa. Hal ini dapat dimulai dengan para dokter ikut serta secara aktif mewujudkan kehidupan ber-Pancasila, dalam meredam perpecahan paham dan munculnya pendapat yang sangat keras atau radikalisme di sekitar kehidupan para dokter, baik di lingkup keluarga maupun komunitas pekerjaan. Para dokter dapat juga memanfaatkan luasnya pergaulan, mahirnya iptek dan besarnya pengaruh atau kewibawaan profesi. Selain itu, juga menggalang kebersamaan dengan segenap pihak yang memiliki keprihatinan serupa, agar Pancasila semakin dijiwai, kebhinnekaan semakin terwujud, dan potensi perpecahan dapat diredam, demi Indonesia Jaya.

Baca juga:  2018 SATU IDI

Hasil gambar untuk dokter politik

Hal yang tidak kalah penting adalah agar para dokter dapat membawa pengaruh besar bagi lanskap perpolitikan di Indonesia, khususnya pada tahun politik 2019 mendatang. Para dokter seharusnya tampil menjadi pembawa ide dan pengaruh kenegarawan, ikut serta meredam berita bohong dan ujaran kebencian, serta terlibat dalam pendidikan politik bagi sesama warga bangsa secara bermartabat. Selain itu, para dokter Indonesia seharusnya melakukan moderasi, yaitu meliputi mengedukasi warga bangsa, agar dapat menangkal pola pikir radikalisasi, mengajarkan nilai-nilai rasional, seperti agar tetap merasa nyaman dengan ketidaksempurnaan, terlibat aktif dalam perbaikan kehidupan, menoleransi perbedaan, dan tidak mengidealkan sebuah utopia.

Hasil gambar untuk dokter politik

Yang tidak kalah sulit adalah peran dokter jaman now adalah sebagai pelaku pembangunan, khususnya dalam layanan kesehatan pada era disrupsi, untuk menjadi dokter 4.0 dan menciptakan ‘smart hospital’. Konsep revolusi industri 4.0 pertama kali diperkenalkan oleh Profesor Klaus Schwab (80 tahun). Teknisi dan ekonom terkenal asal Ravensburg Jerman itu menulis dalam bukunya, ‘The Fourth Industrial Revolution,’ tentang sebuah konsep yang telah mengubah hidup dan kerja manusia. Sekarang kita telah masuk di zaman revolusi industri ke 4 atau sering disebut 4.0, yang ditandai dengan sistem ‘cyber-physical’, karena industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data. Presien Joko Widodo melihat peluang ini dan memprogram agar era ini menyumbang penciptaan lapangan kerja lebih banyak, serta investasi baru yang berbasis teknologi, sehingga dibentuklah ‘roadmap’ dengan nama ‘Making Indonesia 4.0’.

Baca juga :  2018 Dokter 4.0

Hasil gambar untuk dokter politik

Lima jenis teknologi utama pada sistem industri 4.0, adalah ‘Internet of Things’, ‘Artificial Intelligence’, ‘Human–Machine Interface’, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi ‘3D Printing’. Teknologi kedokteran digital telah tersedia, sehingga sekarang diperlukan definisi ulang (reshape) hubungan dokter dengan pasien. Oleh sebab itu, sebaiknya para dokter mengadvokasi pemerintah, penjamin biaya pasien seperti BPJS Kesehatan, dan kelompok lain untuk memulai penggunaan teknologi digital ini.

Hasil gambar untuk bendera indonesia

Momentum Hari Pahlawan 2018 ini, mengingatkan kita akan jasa besar para dokter masa pra dan sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia. Nilai kepahlawanan rasanya perlu dimaknai secara berbeda, karena dokter pahlawan jaman ‘now’ adalah dokter yang masih hidup, menghidupi banyak orang dan menginspirasi hidup orang lain lebih banyak. Dokter pahlawan kita adalah dokter yang terlibat aktif dalam ‘Making Indonesia 4.0’ dengan jalan moderasi, untuk mencapai UHC.

Sudahkah para dokter siap?

Jokowi

Sekian

Yogyakarta, 6 November 2018

*) Ketua IDI Cabang Kota Yogyakarta, dokter spesialis anak, Lektor di FK UKDW Yogyakarta, Alumnus S3 UGM, WA : 081227280161

Categories
Istanbul

2018 Melawan Polusi Udara

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

MELAWAN POLUSI UDARA

fx. wikan indrarto*)

Setiap hari sekitar 93% anak di dunia, yaitu 1,8 miliar anak menghirup udara yang sangat tercemar, sehingga menempatkan kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan mereka pada risiko yang serius. Tragisnya, banyak dari mereka meninggal, bahkan WHO memperkirakan pada tahun 2016, sekitar 600.000 anak meninggal akibat infeksi paru-paru yang disebabkan oleh udara yang tercemar. Apa yang perlu dilakukan?

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Berikut ini adalah 5 (lima) buah cara untuk membatasi polusi udara, agar tidak mencemari jalan pernapasan anak. Pertama, membatasi berjalan kaki di jalanan yang padat lalu lintas selama jam sibuk dan jika berjalan bersama anak, gendong dan angkatlah badannya sampai di atas ketinggian knalpot kendaraan. Kedua, batasi membuang waktu di area tertentu, misalnya di sekitar mobil yang berhenti di lampu lalu lintas. Ketiga, untuk aktivitas fisik di luar ruangan, pilihlah berolahraga di area yang kurang tercemar. Keempat, batasi penggunaan mobil pada hari-hari yang sangat tercemar dan kelima, jangan membakar limbah apapun, karena asap akan menambah polusi udara dan merusak kesehatan kita bersama.

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Selain itu, berikut ini 6 (enam) alasan agar kita sebagai orang tua melindungi bayi dan anak dari polusi udara. Pertama, paru-paru anak masih berkembang, dan polusi udara dapat mengganggu proses biologis ini. Kedua, tubuh anak kurang mampu memetabolisme, detoksifikasi, dan mengeluarkan racun yang yang terhisap karena terkandung dalam polusi udara. Ketiga, otak anak masih berkembang, dan senyawa yang meracuni saraf atau neurotoksik dalam polusi udara, dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak. Keempat, anak menghirup lebih banyak udara per unit berat badan dibandingkan orang dewasa. Kelima, anak lebih aktif di luar ruang dan karena itu menghirup lebih banyak polusi udara. Keenam, bayi yang lahir dari wanita yang terpapar polusi udara selama kehamilan, akan cenderung menjadi bayi prematur dan berat badan lahir rendah.

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Dengan demikian sebagai orang tua, berikut ini 6 (enam) cara praktis yang harus dilakukan, untuk membantu melindungi anak dari polusi udara dalam ruangan (indoor air pollution). Pertama, jangan merokok di dalam ruangan atau di dekat anak. Kedua, gunakan bahan bakar dan teknologi yang lebih bersih untuk memasak, memanaskan ruangan dan penerangan rumah, yaitu pilih listrik, gas alam, bahan bakar gas cair, biogas atau kompor surya atau oven. Ketiga, gunakan kompor emisi ultra-rendah dengan bahan bakar padat olahan (pelet kayu) jika pilihan bahan bakar yang lebih bersih tidak tersedia. Keempat, selalu memasak di tempat yang berventilasi baik, atau di luar rumah. Kelima, hindari penggunaan lampu atau kompor untuk memasak dengan bahan bakar minyak tanah. Keenam, janganlah membakar lilin atau menggunakan alat penyegar ruangan dengan menambahkan bahan kimia yang beracun ke udara.

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Selain itu, berikut ini 5 (lima) cara yang dapat dilakukan, untuk membantu melindungi anak dari polusi udara luar ruang (outdoor air pollution). Pertama, hentikan pembakaran limbah rumah tangga dan sisa pertanian. Alihkan menjadi kompos, gunakan daur ulang dan ikuti sistem pembuangan sampah resmi. Kedua, kurangi paparan anak terhadap polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan. Beberapa tindakan yang mungkin dapat dilakukan meliputi menghindari jalan raya yang sibuk dan mengambil jalan yang lebih tenang dengan lalu lintas yang lebih sedikit, menjauhkan dari kendaraan yang sangat polutif, dan menggendong bayi atau anak, sehingga mereka tidak pada ketinggian yang sama dengan emisi gas buang dari knalpot. Ketiga, jagalah anak tetap sehat, termasuk memperoleh imunisasi sesuai jadwal, diet sehat, dan bermain aktif secara fisik. Keempat, pantau tingkat polusi udara kota kita masing-masing, melalui stasiun pemantauan kualitas udara, sehingga mengetahui kapan dan bagaimana cara mengambil tindakan perlindungan. Kelima, meningkatkan kesadaran komunitas terdekat, tentang dampak kesehatan dari polusi udara, dan bekerja sama dengan semua pihak, untuk mempromosikan kebijakan pengurangan polusi udara dan perlindungan kesehatan anak

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Laporan WHO yang baru dikeluarkan pada hari Senin, 29 Oktober 2018 tentang polusi udara dan kesehatan anak, berisi tentang anjuran meresepkan udara bersih (prescribing clean air). Selain itu, juga menekan dampak besar polusi udara di luar ruang dan udara rumah tangga terhadap kesehatan anak, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Laporan ini diluncurkan pada konferensi pertama WHO tentang kaitan antara pencemaran udara dengan kesehatan (Global Conference on Air Pollution and Health) 2018.

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Salah satu alasan penting mengapa anak sangat rentan terhadap efek polusi udara adalah bahwa mereka bernapas lebih sering, sampai 50 kali per menit daripada orang dewasa yang hanya 30 kali per menit, dan menyerap lebih banyak polutan. Selain itu, mereka juga hidup lebih dekat ke tanah, di mana beberapa polutan mencapai konsentrasi puncak di permukaan tanah, justru pada saat otak dan tubuh mereka sedang berkembang. Bayi baru lahir dan anak juga lebih rentan terhadap polusi udara rumah tangga, khususnya yang menggunakan bahan bakar dan teknologi pencemar untuk memasak, pemanasan ruang dan pencahayaan kamar. Polusi udara mampu mengerdilkan otak anak (stunting our children’s brains) dan mempengaruhi kesehatan mereka dengan cara yang lebih ganas dari yang kita duga. Namun demikian, sebenarnya ada banyak cara langsung untuk mengurangi emisi polutan berbahaya.

Hasil gambar untuk polusi udara adalah

Tips berikut adalah 10 (sepupuh) cara praktis untuk melawan polusi udara. Yaitu tidak mengemudi kendaraan bermotor selama jam sibuk, mengganti dengan kendaraan listrik atau sepeda, juga berjalan kaki untuk pergi ke sekolah atau bekerja. Di rumah membuat kompos dari sampah, mendaur ulang limbah dan tidak membakar sampah. Selain itu, juga menggunakan energi bersih untuk memasak, menggunakan energi terbarukan untuk penerangan rumah, dan memeriksa tingkat polusi udara secara rutin. Tips terakhir adalah mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak digunakan.

‘Global Conference on Air Pollution and Health’ 2018 mengingatkan kita semua, akan bahaya polusi udara terhadap anak di sekitar kita. Sudahkah kita bertindak bijak?

Jokowi

Sekian

Yogyakarta, 2 November 2018

*) Sekretaris IDI Wilayah DIY, Lektor FK UKDW, dokter spesialis anak, Alumnus S3 UGM, WA: 081227280161

Categories
Istanbul

2018 Sehat untuk Semua

Hasil gambar untuk The Global Conference on Primary Health Care

SEHAT UNTUK SEMUA

fx. wikan indrarto*)

Komitmen global yang baru tentang layanan kesehatan primer untuk semua orang, telah dirumuskan di Astana, Kazakhstan. Deklarasi Astana ini untuk mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Couveraga (UHC), tepat 40 tahun sejak deklarasi perawatan kesehatan primer dikeluarkan di Alma-Ata, Kazakhstan. Apa yang perlu dipahami?

Hasil gambar untuk astana kazakhstan

Deklarasi Astana dikeluarkan pada ‘The Global Conference on Primary Health Care,’ yang berlangsung pada hari Kamis dan Jumat, 25-26 Oktober 2018 di Astana, Kazakhstan, yang diselenggarakan oleh WHO, UNICEF dan Pemerintah Kazakhstan. Semua negara di seluruh dunia setuju dengan Deklarasi Astana, bahkan bersumpah untuk memperkuat sistem layanan kesehatan primer di negara masing-masing. Deklarasi Astana menegaskan kembali Deklarasi Alma-Ata yang dikeluarkan pada tahun 1978 dan sangat bersejarah, karena untuk pertama kalinya semua pemimpin dunia berkomitmen tentang layanan kesehatan primer.

Hasil gambar untuk alma ata

Deklarasi Alma-Ata tahun 1978 meletakkan dasar bagi layanan kesehatan primer, kemajuan selama empat dekade terakhir ternyata tidak merata. Setidaknya setengah populasi dunia masih mengalami kesulitan akses ke layanan kesehatan penting, termasuk layanan untuk penyakit tidak menular, penyakit menular yang sering, kesehatan ibu dan anak, kesehatan mental, juga kesehatan seksual dan reproduksi.

Hasil gambar untuk dirjen who

Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab yang sungguh-sungguh, untuk memastikan bahwa layanan kesehatan primer memungkinkan setiap orang, di mana saja untuk menggunakan hak fundamental mereka, untuk sehat. Meskipun dunia hari ini adalah tempat yang lebih sehat untuk anak daripada sebelumnya, tetapi hampir 6 juta anak masih juga meninggal setiap tahun, sebelum ulang tahun kelima mereka. Sebagian besar kematian anak tersebut disebabkan karena hal yang dapat dicegah. Selain itu, lebih dari 150 juta anak juga mengalami gagal tumbuh atau stunting, menurut Henrietta Fore, Direktur Eksekutif UNICEF. Komunitas global dapat mengubah hal itu, dengan menyediakan layanan kesehatan berkualitas yang lebih dekat dengan mereka yang membutuhkannya. Itulah yang disebut layanan kesehatan primer.

Hasil gambar untuk astana declaration

Deklarasi Astana dirumuskan di tengah gerakan global untuk investasi yang lebih besar dalam layanan kesehatan primer, dalam mencapai UHC. Sumber daya kesehatan telah sangat terfokus pada intervensi penyakit tunggal (single disease interventions) daripada sistem kesehatan yang pari purna (comprehensive health systems), sebuah kesenjangan yang terjadi di beberapa kondisi keadaan darurat kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.

Deklarasi Astana ini menetapkan arah baru, untuk pengembangan layanan kesehatan primer sebagai dasar sistem kesehatan nasional, seperti ditegaskan oleh Dr. Yelzhan Birtanov, Menteri Kesehatan Republik Kazakhstan. Deklarasi Astana yang baru mencerminkan kewajiban negara, individu, masyarakat, sistem kesehatan nasional dan mitra, untuk mencapai hidup yang lebih sehat, melalui layanan kesehatan primer yang berkelanjutan. UNICEF dan WHO akan membantu pemerintah dan masyarakat sipil, agar bertindak sesuai Deklarasi Astana dan mendorong mereka untuk mendukung gerakan tersebut.

Hasil gambar untuk astana declaration

Deklarasi Astana, dengan suara bulat didukung oleh semua negara anggota WHO, membuat janji pada empat bidang utama. Kesepakatan tersebut meliputi (1) membuat pilihan politik (political choices) yang berani untuk kesehatan di semua sektor; (2) membangun sistem layanan kesehatan primer yang berkelanjutan; (3) memberdayakan individu dan komunitas; dan (4) menyelaraskan dukungan pemangku kepentingan dengan kebijakan, strategi, dan rencana nasional.

Hasil gambar untuk astana declaration

UHC pada dasarnya berfokus pada manusia, yang berarti bahwa semua orang sebagai warga masyarakat, harus dapat mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan, dengan kualitas yang cukup, tanpa menimbulkan kesulitan keuangan. Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, juga menyatakan bahwa UHC adalah prioritas utama WHO saat ini, karena UHC dan keamanan kesehatan (health security) sebagai dua sisi dari koin yang sama. Sistem kesehatan yang kuat, dibangun di atas fondasi layanan kesehatan primer yang berpusat pada masyarakat, adalah investasi terbaik dalam mengurangi ketidaksetaraan, dan pertahanan terbaik terhadap dampak dari keadaan darurat kesehatan.

Hasil gambar untuk alma ata

Untuk mencapai UHC diperlukan penguatan sistem kesehatan (health systems strengthening), baik oleh pemerintah, maupun semua pihak terkait. Pemerintah atau negara seharusnya menjamin ketersediaan rencana pembangunan sektor kesehatan secara nasional, regional ataupun lokal. Selain itu, negara juga harus menciptakan sistem pemantauan layanan kesehatan di semua tingkatan, membentuk perundang-undangan tentang UHC, dan bantuan dana saat darurat. Negara juga wajib mengatur besaran alokasi pembiayaan bidang kesehatan, dimana total pengeluaran negara untuk kesehatan, seharusnya dikaitkan dengan persentase Produk Domestik Bruto atau PDB, dan skema wajib atau ‘compulsory schemes’ lainnya, serta besaran pembayaran tunai untuk layanan kesehatan (out-of-pocket payment for health).

e548f-index

Sesuai Deklarasi Astana 2018 agar semua warga negara dapat sehat dalam UHC, “leaving no one behind” (tidak meninggalkan siapa pun di belakang) adalah sebuah prinsip kunci. Di Indonesia UHC diwujudkan melalui program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Apakah kita telah ikut mewujudkan?

Jokowi

Sekian

Yogyakarta, 1 November 2018

*) Ketua IDI Cabang Kota Yogyakarta, dokter spesialis anak, Lektor di FK UKDW Yogyakarta, Alumnus S3 UGM, WA : 081227280161

 

wa.me/
wa.me
Halo, ada yang dapat dibantu?