Categories
Istanbul

2018 Bebas Kolera

Image result for kolera

 

BEBAS   KOLERA

fx. wikan indrarto*)

 

Pada Jumat, 5 Oktober 2018 lebih dari 306.000 orang di Yaman, termasuk lebih dari 164.000 anak, divaksinasi menggunakan ‘Oral Cholera Vaccine’ (OCV), sebagai bagian dari kampanye bersama oleh WHO-UNICEF. Upaya vaksinasi enam hari, yang dilakukan oleh 3.000 petugas kesehatan di tiga distrik di Hudaydah dan Ibb, dimungkinkan karena adanya gencatan senjata sementara, yang disebut sebagai ‘Days of Tranquility’, dan disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat konflik. Apa yang penting?

Image result for kolera

 

“Keberhasilan kampanye vaksinasi kolera ini menunjukkan apa yang dapat kita raih bersama, untuk anak-anak dan keluarga di Yaman, ketika pertempuran berhenti dan akses kemanusiaan terbuka,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore. Namun demikian, sebenarnya hanya resolusi politik yang komprehensif yang mengatasi konflik tersebut, yang dapat menjamin kesejahteraan anak di seluruh negeri dalam jangka panjang.

 

Image result for kolera

 

“Tidak dapat diterima, adanya anak yang meninggal karena kolera, sebuah penyakit yang dapat dicegah,” kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus. Kita bersyukur atas jeda dalam pertempuran, yang memungkinkan para petugas kesehatan untuk menyelesaikan kampanye vaksinasi kolera. Vaksinasi adalah salah satu, dari banyak layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh banyak orang. Namun demikian, sebenarnya hanya perdamaianlah satu-satunya jalan menuju kesehatan yang sejati.

 

Image result for kolera

 

Kolera merupakan penyakit diare akut yang disebabkan oleh infeksi usus oleh bakteri Vibrio cholerae. Sejak April 2017, ada lebih dari 1,2 juta kasus kolera dan 2.515 kematian di Yaman dan merupakan salah satu wabah terburuk dalam sejarah manusia. Karena Yaman berbatasan dengan Arab Saudi, perlu diwaspadai kemungkinan penyebaran dan penularan penyakit kolera pada jamaah haji, khususnya jemaah haji Indonesia. Demikian pesan Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, SpM(K), yang ditujukan secara khusus bagi para jemaah haji di Tanah Air yang tengah bersiap menunggu keberangkatan, pada hari Minggu, 23 Juli 2018. Di Indonesia, diare masih ditemukan, tetapi kolera sudah sangat jarang ditemukan. Pada tahun 1820, lebih dari 100 ribu orang meninggal di pulau Jawa karena kolera dan terakhir dilaporkan pada tahun 1961, terjadi pandemi kolera di Pulau Sulawesi.

 

Image result for kolera

 

UNICEF dan WHO menyerukan kepada pihak-pihak yang bertikai di Yaman, untuk mematuhi kewajiban hukum dengan menghentikan serangan terhadap infrastruktur sipil dan menjamin akses yang aman, tanpa syarat, dan berkelanjutan untuk semua anak yang membutuhkan layanan kesehatan. Gencatan senjata tersebut adalah langkah positif untuk memberikan ruang bagi relawan kemanusiaan, dalam menjangkau anak yang rentan, dan untuk membantu mereka bertahan dari salah satu krisis kemanusiaan yang paling kejam di dunia.

 

 

Image result for kolera

 

 

Penyakit kolera masih secara teratur mempengaruhi 47 negara di seluruh dunia. Pada hal kolera dapat dicegah, dengan memperbaiki akses ke air bersih dan sanitasi. Setiap tahun diperkirakan 2,9 juta orang di seluruh dunia mengidap kolera dan 95.000 orang meninggal karena penyakit tersebut. Perubahan iklim, urbanisasi, dan globalisasi adalah semua faktor yang berkontribusi untuk terus meningkatkan risiko kolera.

 

Image result for kolera

 

Kolera secara inheren terkait dengan pasokan air dan menyebar ketika orang mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Kolera adalah penyakit ketidakadilan. Peta kemiskinan dunia sama dengan peta kolera, karena kolera mengenai masyarakat yang sudah terbebani oleh konflik bersenjata, kurangnya infrastruktur, sistem kesehatan yang buruk, kurang gizi, dan orang yang tidak memiliki akses ke air minum yang aman.

 

Image result for kolera

 

Di Afrika sendiri 40 hingga 80 juta orang tinggal di kolera “hotspot”, daerah yang sangat endemik di mana wabah penyakit terjadi dari tahun ke tahun. Dari Januari hingga Agustus 2017, lebih dari 60.000 kasus dugaan kolera telah dilaporkan di Somalia dengan penyakit yang menewaskan lebih dari 800 jiwa. Somalia, dari 3 hingga 25 Mei 2017, lebih dari 800.000 orang divaksinasi terhadap penyakit di Jowhar dan Baidoa, daerah yang terkena dampak paling parah. Di Nigeria timur laut, kampanye vaksinasi kolera pada bulan September 2018, menargetkan 900.000 orang. Sejauh ini pada tahun 2017 lebih dari 1,5 juta dosis OCV diberikan untuk membantu melindungi orang-orang dari penyakit ini dalam 2 kampanye terpisah di Sudan Selatan.

 

Image result for kolera

 

OCV adalah alat tambahan yang berguna untuk mencegah dan merespon kolera dan penggunaannya telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di banyak negara. Hingga September 2017, lebih dari 13,9 juta dosis vaksin telah digunakan dalam kampanye vaksinasi darurat. Kampanye telah dilaksanakan untuk mencegah terjadinya wabah kolera, di daerah-daerah yang sangat endemik. Vaksin ini juga efektif untuk menghentikan penyebaran wabah yang sedang berlangsung.

 

Image result for kolera

 

Pada akhir tahun 2018 ini, masih ada lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia, yang meminum air dari sumber yang terkontaminasi dengan feses, yang dapat membawa bakteri kolera. Namun bantuan air dan sanitasi global telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, turun dari US $ 10,4 miliar pada tahun 2012 menjadi US $ 8,4 miliar pada tahun 2015. Untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, yaitu air bersih dan sanitasi untuk semua, investasi perlu 3 kali lipat dibandingkan hari ini.

 

Image result for kolera

 

Gugus Tugas Global Kolera menyatukan para mitra yang bekerja untuk memerangi kolera, termasuk WHO, WaterAid, Gavi (Global Alliance for Vaccine and Immunization), Federasi Internasional Palang Merah, UNICEF, serta Bill dan Melinda Gates Foundation (BMGF). Gugug tugas ini bertujuan untuk menurunkan kematian global akibat penyakit kolera, hingga 90% pada tahun 2030.

Sudahkah kita turut membantu?

Gua Kristal 1 Sekian

Yogyakarta, 10 Oktober 2018

*) Ketua IDI Cabang Kota Yogyakarta, dokter spesialis anak, Lektor FK UKDW Yogyakarta, WA: 081227280161,

e-mail : fxwikan_indrarto@yahoo.com

By Fx Wikan Indrarto

Dokter Fx Wikan Indrarto

Leave a Reply

wa.me/
wa.me
Halo, ada yang dapat dibantu?