Categories
Istanbul

2020 Konseling Menyusui Eksklusif

Apapun Masalah Menyusui Moms, Jangan Ragu Temui Konselor Laktasi ...

KONSELING  MENYUSUI  EKSKLUSIF
fx. wikan indrarto*)

Tema Pekan Menyusui Sededunia (World Breastfeeding Week) 1 sampai 7 Agustus 2020 adalah “Mendukung menyusui untuk bumi yang lebih sehat”. Sejalan dengan tema ini Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta H. Fore dan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan kepada semua pemerintah untuk melindungi dan mempromosikan akses ibu ke layanan konseling menyusui oleh konselor yang terampil. Apa yang penting?

.

baca juga : https://dokterwikan.com/2020/07/31/2020-pekan-menyusui-sedunia/

.

Menyusui secara eksklusif memberikan awal terbaik bagi setiap bayi dalam kehidupannya. Ini memberikan manfaat dalam aspek kesehatan, nutrisi dan emosional untuk bayi dan ibu. Selain itu, menyusui juga merupakan bagian dari sistem pangan berkelanjutan. Namun demikian, meskipun menyusui adalah proses alami, ternyata hal itu tidak selalu mudah. Ibu menyusui membutuhkan dukungan dari banyak pihak, untuk memulai dan mempertahankan menyusui secara eksklusif.

.

baca juga : https://dokterwikan.com/2020/08/02/2020-penghambat-asi-eksklusif/

.

Layanan konseling oleh petugas konselor yang terampil dapat memberikan dukungan menyusui, informasi, saran, dan jaminan yang ibu butuhkan, dalam memberi makan bayi secara optimal. Konseling menyusui dapat membantu ibu membangun kepercayaan diri, dengan tetap menghormati keadaan dan pilihan masing-masing ibu. Konseling dapat memberdayakan ibu dalam mengatasi tantangan dalam menyusui secara eksklusif. Selain itu, juga dapat mencegah praktik pemberian makan dan perawatan bayi yang kurang tepat, sehingga dapat mengganggu pemberian ASI eksklusif, seperti air gula, madu, makanan, dan pengganti ASI yang sebenarnya tidak perlu untuk bayi.

.

Meningkatkan akses ke layanan konseling menyusui oleh petugas konselor yang terampil untuk mendukung menyusui, terbukti dapat memperpanjang durasi menyusui secara eksklusif. Hal ini sangat manfaat untuk kesehatan bayi, pemulihan ibu, dan ekonomi keluarga. Data menunjukkan bahwa peningkatan cakupan pemberian ASI eksklusif dapat menyelamatkan nyawa 820.000 bayi setiap tahun, menghasilkan pendapatan tambahan US $ 302 miliar secara global.

.

Konselor menyusui yang terampil dapat disediakan oleh berbagai failitas persalinan dan kesehatan. Bahkan dapat juga melalui kunjungan rumah (homecare) atau program komunitas, baik secara langsung atau jarak jauh. Selama pandemi COVID-19, perlu digunakan solusi inovatif untuk memastikan bahwa akses ke layanan penting ini tidak terganggu dan bahwa keluarga terus menerima konseling menyusui yang mereka butuhkan. Inilah sebabnya mengapa UNICEF dan WHO menyerukan kepada semua pemerintah untuk:

.

Pertama, berinvestasi dalam menyediakan layanan konseling menyusui oleh konselor yang terampil. Memastikan ketersediaan layanan konseling menyusui yang terampil untuk setiap ibu, memang akan membutuhkan peningkatan pembiayaan, baik untuk program menyusui dan peningkatan pemantauan, maupun implementasi kebijakan, program, dan layanannya.

.

Kedua, melatih petugas kesehatan, yaitu dokter, bidan dan perawat, untuk memberikan konseling menyusui yang terampil kepada ibu dan keluarga. Pastikan bahwa konseling tersedia sebagai bagian dari layanan kesehatan dan konsultasi gizi secara rutin yang mudah diakses oleh ibu.

.

Ketiga, berkolaborasi dengan masyarakat sipil dan organisasi petugas profesional kesehatan, dalam membangun sistem kolaboratif yang kuat untuk penyediaan layanan konseling yang tepat. Dan keempat, melindungi para petugas kesehatan dari pengaruh promosi industri makanan bayi.

.

Melalui komitmen, aksi bersama dan kolaborasi, kita semua wajib memastikan bahwa setiap ibu memiliki akses ke layanan konseling menyusui, yang akan memberdayakannya untuk memberikan ASI sebagai awal terbaik dalam hidup bayi. Beberapa faktor pendukung keberhasilan menyusui secara eksklusif adalah dukungan tenaga kesehatan, termasuk konselor menyusui, keluarga, atasan di tempat ibu bekerja, dan teman kerja. Selain itu, juga pengetahuan ibu yang baik tentang ASI, motivasi diri sendiri untuk bersikap positif dan riwayat keberhasilan memberikan ASI eksklusif pada anak sebelumnya.

.

Sebaliknya, beberapa faktor penghambat keberhasilan menyusui secara eksklusif antara lain promosi susu formula dan ibu khawatir ASI tidak cukup. Peran konselor menyusui sangat besar, untuk juga menghilangkan faktor penghambat keberhasilan menyusui lainnya, seperti melihat iklan susu formula yang intens, persepsi bahwa susu formula setara dengan ASI bahkan lebih baik dari ASI, kegagalan ibu memberikan ASI eksklusif pada anak sebelumnya maupun ibu baru atau bayi sulung.

.

Momentum Pekan Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week) tanggal 1 hingga 7 Agustus 2020, juga mengingatkan kita akan pentingnya layanan konseling menyusui, sesuai rekomendasi UNICEF dan WHO. Layanan ini akan memberikan dukungan bagi semua ibu untuk menyusui secara eksklusif, agar bumi kita lebih sehat (support breastfeeding for a healthier planet).

.

Sudahkah kita siap?

Sekian

Yogyakarta, 28 Juli 2020

*) Dokter spesialis anak di RS Panti Rapih Yogyakarta, Lektor FK UKDW, Alumnus S3 UGM, WA: 081227280161, e-mail : fxwikan_indrarto@yahoo.com

By Fx Wikan Indrarto

Dokter Fx Wikan Indrarto

2 replies on “2020 Konseling Menyusui Eksklusif”

Leave a Reply

wa.me/
wa.me
Halo, ada yang dapat dibantu?